Rumah Eks Wali Kota Ito Digeledah Terkait Dugaan Ijazah Palsu

KASUS dugaan ijazah palsu tak hanya terjadi di Indonesia. Di Jepang, kepolisian menggeledah rumah mantan Wali Kota Ito, Prefektur Shizuoka, Sabtu (14/2), terkait tuduhan pemalsuan catatan akademik atau ijazah palsu.

Mantan wali kota tersebut, Takubo Maki, diduga memberikan informasi tidak benar dalam dokumen yang disebarkan kepada media saat kampanye pemilihan. Dalam dokumen itu, ia mengklaim sebagai lulusan Universitas Toyo, padahal diketahui telah dikeluarkan dari kampus tersebut.

Dilansir dari NHK,Takubo juga menolak menyerahkan dokumen yang ia sebut sebagai ijazah kelulusan kepada komite investigasi khusus yang dibentuk dewan kota untuk menyelidiki kasus tersebut.

Akibat dugaan tersebut, laporan pidana telah diajukan dengan tuduhan melanggar undang-undang pemilihan jabatan publik serta aturan otonomi daerah di Jepang.

BACA JUGA  Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang

Sejumlah sumber menyebutkan, polisi menggeledah kediaman Takubo di Kota Ito sebagai bagian dari proses penyelidikan. Laporan media publik Jepang menyatakan aparat sebelumnya telah memeriksa Takubo secara sukarela dan memintanya menyerahkan dokumen yang sempat ditunjukkan kepada ketua dewan kota dan pihak lain, yang diklaim sebagai ijazah.

Namun, pada Kamis (12/2), Takubo menolak permintaan tersebut. Ia beralasan memiliki hak untuk menolak penyitaan dokumen yang dianggap sebagai miliknya secara sah.

Dalam pemeriksaan sukarela, Takubo menyatakan tuduhan yang dialamatkan kepadanya bukan merupakan tindak pidana. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. (*/S-01)

 

BACA JUGA  Fakultas Farmasi UGM Terima Bantuan HPLC dari Nacalai Tesque Jepang

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rayakan HUT ke-81 RI, TWC Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

  • August 22, 2026
Rayakan HUT ke-81 RI, TWC Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif