50 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas Terjadi Selama Operasi Candi

MENJELANG berakhirnya Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jawa Tengah mencatat puluhan ribu pelanggaran lalu lintas dalam 12 hari pelaksanaan. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa sejak 2 hingga 13 Februari, total 51.736 perkara pelanggaran telah ditindak.

Penindakan melalui sistem ETLE mendominasi dengan 27.115 perkara, sementara 30.045 pengendara diberikan teguran simpatik. Pelanggaran didominasi pengendara roda dua sebanyak 19.862 kasus.

Jenis pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm SNI (10.245 kasus), melawan arus, pengendara di bawah umur, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

Pada kendaraan roda empat, tercatat 1.829 pelanggaran, mayoritas karena tidak menggunakan sabuk keselamatan dan penyalahgunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang.

BACA JUGA  Polda Jateng Sekat Kendaraan Sumbu Tiga dalam Operasi Ketupat Candi

Tingkatkan edukasi

Dari sisi usia, pelanggar terbanyak berasal dari kelompok 16–30 tahun, yakni 13.893 orang atau 64 persen dari total pelanggar. Hal itu menjadi perhatian kepolisian untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, khususnya kepada pelajar dan komunitas muda.

Sementara itu, selama periode operasi tercatat 574 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 11 korban meninggal dunia. Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi kelalaian saat mendahului, tidak menjaga jarak aman, serta kelelahan pengemudi.

Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berakhir pada 15 Februari ini ditegaskan bukan sekadar penegakan hukum, tetapi langkah strategis untuk mempersiapkan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Jalur mudik

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan jalur mudik di wilayah Jawa Tengah.

BACA JUGA  Demo Rusuh Jateng, Disinformasi Jadi Biang Kerok

Polda Jateng mengimbau masyarakat tetap disiplin berlalu lintas meski masa operasi segera berakhir, demi mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama Ramadhan dan Idulfitri mendatang. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80  2026 di Alun-Alun Garut, Rabu (1/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan…

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri