Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

SELAMA Ramadan 1447 Hijriah, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui Masjid Kampus UGM kembali menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Ramadan di Kampus (RDK).

Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di antaranya Rektor UGM Prof. Ova Emilia, mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Pratikno yang juga mantan Rektor UGM.

Wakil Takmir Masjid Kampus UGM sekaligus Pembina UKM Jamaah Shalahuddin, Muhammad Agung Bramantya, mengatakan RDK merupakan agenda rutin yang telah menjadi tradisi di lingkungan kampus.

“Ini kegiatan turun-temurun yang selalu ditunggu mahasiswa dan sivitas akademika, baik internal maupun eksternal UGM,” ujarnya, Kamis (12/2).

Mengusung tema besar “Merajut Harmoni Sosial sebagai Pilar Pembangunan Manusia Indonesia”, RDK memiliki lima tujuan utama, yakni mendorong lingkungan inklusif dan berkeadilan, memperkuat harmoni sosial, menumbuhkan pola pikir kolektif berkelanjutan, memperkuat nilai gotong royong dan toleransi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA  Masjid Agung Bandung Gelar “Ramadan Fest” 6-15 Maret

Tema tersebut kemudian diturunkan dalam berbagai topik kajian yang diisi para narasumber.

Ramadan di Kampus menyiapkan buka puasa

Selama Ramadan, takmir juga menyiapkan 1.500 porsi buka puasa gratis setiap hari. Selain itu, tersedia 500 porsi sahur gratis pada malam-malam ganjil.

Rangkaian RDK berlangsung sebulan penuh, dimulai dari sahur gratis dan mimbar subuh, Safari Ramadan menjelang berbuka, hingga Ramadan Public Lecture setelah salat tarawih. Kegiatan lain yang turut memeriahkan antara lain RDK Festival, RDK Competition, dan Festival Buku.

“Tahun ini kami lebih mengedepankan isu pembangunan manusia dan harmoni sosial,” kata Agung.

Mardliyah Islamic Center gelar RBM

Selain Masjid Kampus UGM, Masjid Mardliyah melalui Mardliyah Islamic Center juga menggelar program Ramadan Berkah Mardliyah (RBM) 1447 H.

BACA JUGA  Masjid Agung Bandung Gelar “Ramadan Fest” 6-15 Maret

Kegiatan RBM telah dimulai sejak sebelum Ramadan melalui program berbagi. Selama Ramadan, kajian digelar sepanjang hari, mulai sahur, dzuhur, iftar, hingga tarawih. Sejumlah pembicara internasional juga dijadwalkan hadir.

Rangkaian RBM turut dimeriahkan berbagai lomba daring dan luring sebagai sarana edukasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan Ramadan di lingkungan kampus. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

PERJUANGAN Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam mendorong pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK daerah melalui APBN mulai menunjukkan hasil. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pemerintah…

Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

TIM Trauma Healing Polda Jawa Tengah mendampingi 243 warga terdampak gempa di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama dua hari, 19–20 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan oleh personel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

  • August 21, 2026
Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong