Kemenkes Percepat Kedokteran Presisi Lewat BGSI

KEMENTERIAN Kesehatan Republik Indonesia mempercepat implementasi kedokteran presisi sebagai respons atas melonjaknya pembiayaan kesehatan akibat penyakit kronis di Tanah Air.

Melalui program Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI), pengobatan diarahkan pada pendekatan berbasis profil genetik individu agar lebih akurat, personal, dan efisien.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik yang dikelola Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih presisi. Pendekatan ini menandai pergeseran dari paradigma lama “satu obat untuk semua”.

“Pemeriksaan kesehatan kita akan menjadi jauh lebih akurat, lebih presisi, dan lebih personal. Otomatis, pengobatannya juga bisa lebih tepat sasaran dan efektif dalam menyembuhkan,” ujar Budi dalam Forum Komunikasi Strategis Nasional bertajuk “BGSI Ecosystem Roadshow” di Auditorium Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (12/2).

BACA JUGA  Active Case Finding, Strategi Baru Perangi TBC di Indonesia

Hingga awal 2026, BGSI telah merekrut lebih dari 20.000 partisipan dan menghasilkan 16.000 whole genome sequencing manusia. Pengurutan genom ini menjadi basis data penting untuk mendukung diagnosis yang lebih akurat sekaligus menekan pemborosan anggaran kesehatan.

Kedokteran Presisi dengan Dukungan Teknologi Genomik

Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menilai pengembangan genomik berkaitan erat dengan ketahanan fiskal negara. Menurutnya, terapi yang tepat sasaran dapat menghindari biaya pengobatan berlarut akibat diagnosis yang kurang akurat.

“Jika terapinya tepat, pemborosan biaya pengobatan bisa dihindari. Keuangan negara di sektor kesehatan akan menjadi jauh lebih efektif,” ujarnya.

Meski demikian, Febrian mengingatkan bahwa pengembangan ekosistem genomik merupakan proyek jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan komitmen berkelanjutan.

BACA JUGA  Kemenkes Bangun 15 RS DTPK dengan Layanan Spesialis Dasar”

Dukungan juga disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Ia mendorong agar inisiatif genomik tidak berhenti pada sektor medis, tetapi diperluas untuk mengelola keanekaragaman hayati Indonesia.

Menurutnya, optimalisasi sumber daya genetik nasional menjadi kunci tidak hanya bagi ketahanan kesehatan, tetapi juga ketahanan pangan dan ekonomi di masa depan. “Potensi sumber daya genetik kita harus dikelola secara optimal,” tegasnya.

Saat ini, implementasi BGSI didukung oleh 10 rumah sakit yang berfungsi sebagai pusat jejaring (hubs). Ke depan, integrasi data genomik diharapkan menjadi salah satu pilar utama sistem kesehatan nasional yang lebih tangguh dan mandiri. (*/S-01)

BACA JUGA  Indonesia Pimpin Program Eliminasi Kanker Pada Perempuan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

PERJUANGAN Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam mendorong pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK daerah melalui APBN mulai menunjukkan hasil. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pemerintah…

Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

TIM Trauma Healing Polda Jawa Tengah mendampingi 243 warga terdampak gempa di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama dua hari, 19–20 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan oleh personel…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

  • August 21, 2026
Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong