Wamensos Serahkan Santunan Korban Longsor Cisarua

WAKIL Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana longsor di GOR Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (6/2).

Santunan tahap pertama diberikan kepada 23 ahli waris, terdiri atas 21 ahli waris dari Desa Pasirlangu dan dua ahli waris dari Desa Sulajaya, Kecamatan Lembang. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta.

“Hari ini kami dari Kementerian Sosial memberikan santunan kepada para ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana longsor. Tahap pertama ini diberikan kepada 23 ahli waris,” ujar Agus Jabo.

Total nilai santunan tahap pertama beserta bantuan logistik kebencanaan yang disalurkan mencapai Rp1.107.650.450.

Selain menyerahkan santunan, Agus Jabo juga meninjau Posko Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kemensos.

BACA JUGA  Tim SAR Fokuskan Pencarian di 2 Sektor Longsor Cisarua

Ia berinteraksi dan memberikan motivasi kepada 30 anak yang berada di pengungsian. Anak-anak tampak ceria bernyanyi dan menari bersama, bahkan ada yang mengenakan kostum pantomim untuk menghibur sesama pengungsi.

“Yang semangat ya, jaga kesehatan. Terima kasih kepada para pendamping yang luar biasa,” katanya.

Santunan korban longsor dan bantuan logistik

Bencana longsor di Cisarua menyebabkan 80 warga dilaporkan hilang. Sebanyak 55 orang telah ditemukan, sementara 25 lainnya masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, 75 korban selamat masih mengungsi di GOR Desa Pasirlangu. Agus memastikan kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, pakaian, dan tempat tidur terpenuhi.

“Alhamdulillah, setelah kami cek semuanya dalam kondisi baik. Anak-anak juga terlihat stabil dan tidak tertekan,” ujarnya.

BACA JUGA  Banjir di Kabupaten Sukabumi, Kemensos Salurkan Bantuan

Usai dari posko pengungsian, Agus Jabo meninjau dapur umum lapangan yang hingga kini telah memproduksi 34.960 porsi makanan siap saji bagi pengungsi maupun korban yang telah kembali ke rumah.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026. Setelah masa tanggap darurat berakhir, penanganan akan berlanjut ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Nanti setelah tanggap darurat selesai, Pemkab akan melakukan evaluasi dan asesmen untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Agus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir Hasim menambahkan, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sewa tempat tinggal dan biaya hidup bagi warga yang rumahnya rusak atau terancam longsor.

BACA JUGA  Kementerian Sosial Dampingi Keluarga Randika

“Sekitar 34 rumah terdampak langsung, ditambah 48 rumah lainnya, serta 56 rumah yang terancam. Masing-masing sudah diberikan bantuan untuk mengontrak dan biaya hidup, sehingga kami bisa fokus pada relokasi,” jelas Ade.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas dukungan dalam penanganan bencana, mulai dari pembukaan dapur umum hingga penyediaan logistik bagi para penyintas dan relawan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan, khususnya dari Kemensos, dalam mendukung penanganan korban longsor di Bandung Barat,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

Penyanyi Indonesia, Nowela Elisabeth dan Suara 5 tampil dalam special performance pada pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa