Cetak 3D-HA Beri Harapan Baru Penanganan Trauma Tulang pada Hewan

KEHADIRAN teknologi pencetakan 3D-HA (3 Dimensi Material Hidroksiapatit) akan sangat membantu penanganan trauma tulang pada hewan.

Dengan adanya kemudahan ini pencetakan  3D-HA, akan mempercepat kesembuhan fraktur dan bahkan penggantian tulang rusak sehingga kesejahteraan dan keselamatan hewan bisa dapat tertangani lebih cepat.

Hal itu disampaikan Prof. Dhirgo Aji dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Ilmu Bedah Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada di Balai Senat Gadjah Mada.

Prof. Dhirgo lebih lanjut mengatakan di Indonesia sumber material Hidroksiapatit (HA) dapat ditemukan dan sangat melimpah. Hal itu, katanya  menjadikan pembuatan sintesis HA juga bisa dilakukan di dalam negeri.

Material implan

“Bahkan di beberapa laboratorium lingkungan Universitas Gadjah Mada sudah bisa melakukan. Ini bisa menjadi pelopor penggunaan teknologi pencetakan 3D-HA dalam waktu dekat,” katanya.

BACA JUGA  UGM Kukuhkan 205 Dokter Hewan Baru

Menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul Teknologi Pencetakan 3 Dimensi (3D) Material Hidroksiapatit untuk Penanganan Kasus Patah Tulang: Prospektif Industri Bidang Kedokteran Hewan, Prof. Dhirgo menyampaikan rasa prihatin atas sulitnya mencari material implan yang cocok bagi trauma kompleks tulang pada hewan di Indonesia.

Dikatakan, tidak sedikit peneliti dari Universitas Gadjah Mada di berbagai bidang melakukan riset pada pengembangan biomaterial bersumber alami dan sintetis, dan beberapa di antaranya telah memiliki paten.

“Bila semua peneliti disatukan, Universitas Gadjah Mada bisa menjadi pelopor produsen biomaterial utama di Indonesia, bukan hanya untuk keperluan hewan namun juga mungkin untuk keperluan masyarakat di masa yang akan datang,” ujarnya.

BACA JUGA  UGM akan Terima 10.000 Mahasiswa Baru S1 dan D IV Lewat Tiga Jalur

Inisiasi

Mengingat besarnya manfaat teknologi pencetakan 3D dan 3D hidroksiapatit di bidang veteriner dalam mengoptimalkan upaya penanganan penyembuhan trauma tulang pada hewan, kata Dhirgo Aji, sudah saatnya mulai dilakukan inisiasi dan dipergunakan secara rutin di Indonesia.

“Bagaimanapun kesejahteraan hewan bukanlah suatu slogan yang hanya diucapkan secara lisan namun harus diwujudkan dalam setiap tindakan, dan Indonesia adalah negara yang tidak hanya besar dengan keragaman geografis yang strategis, namun juga memiliki kekayaan budaya yang luar biasa.”

“Pelaksanaan kesejahteraan hewan dalam berbagai aspek kegiatan tidak hanya bicara tentang hewan didalamnya, namun juga menunjukkan kebesaran jiwa masyarakat yang melakukannya,” katanya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Prodi Biologi UGM Peringkat 1 di Indonesia dan 501-550 Dunia

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

POLRESTA bersama Disnaker Sidoarjo berupaya memperluas akses ketenagakerjaan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poluran). Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra saat…

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

SEJARAWAN Universitas Gadjah Mada, Prof. Agus Suwignyo mengungkapkan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap cerita mistis dan film horor tidak dapat dilepaskan dari sejarah sosial dan budaya yang berkembang sejak lama. Di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

  • November 5, 2026
Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

  • November 5, 2026
Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89%, Tertinggi di Pulau Jawa

  • November 5, 2026
Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89%, Tertinggi di Pulau Jawa