
PEMBANGUNAN Rumah Pompa di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, yang semula ditargetkan selesai pada 26 Desember 2025, mengalami keterlambatan. Proyek penanganan banjir untuk wilayah Tanggulangin dan Candi itu kini diperkirakan rampung pada pertengahan Februari 2026.
Rumah pompa dengan nilai anggaran Rp7,18 miliar tersebut hingga saat ini baru mencapai progres sekitar 70 persen. Padahal, fasilitas ini diharapkan mampu mengatasi banjir tahunan yang kerap melanda Kecamatan Tanggulangin dan Candi.
Bupati Sidoarjo Subandi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Selasa (27/1). Sidak tersebut merupakan yang keempat kalinya dilakukan Subandi di Rumah Pompa Kedungpeluk.
Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk lambat
Dalam peninjauan itu, Subandi melihat sejumlah bagian proyek, termasuk lantai bawah yang telah dikerjakan. Pekerjaan kini difokuskan pada tahap penyelesaian atau finishing di bagian atas bangunan.
“Proyek ini untuk mengatasi banjir, terutama di Tanggulangin. Itu sebabnya saya sebelumnya marah karena pengerjaannya lambat. Saya ingin pada 14 Februari nanti semuanya sudah selesai,” ujar Subandi.
Ia juga berharap pada Februari mendatang, pelat-pelat penutup aliran sungai sudah dapat dibuka. Selain itu, pengerukan aliran menuju muara harus segera dilakukan agar aliran air dari Sungai Mbah Gepuk kembali lancar dan tidak memicu genangan saat musim hujan. (OTW/S-01)









