Beredar Piagam Palsu dalam Penerimaan PPDB

PULUHAN Piagam palsu mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Tengah 2024. Kabar itu dibenarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah menyebut piagam itu digunakan sebagai syarat PPDB jalur prestasi untuk masuk jenjang SMA / SMK. Kepalsuan piagam itu sudah diakui oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Jateng.

“Yang menyatakan palsu bukan kami tapi dari assesment disporapar, di deteksi dengan teknologi dan dibandingkan dengan piagam sebelumnya dan sudah diakui yang bersangkutan (orang tua murid bahwa benar palsu),” ujarnya, Sabtu (29/6).

Ia menjelaskan salah satu SMP di Kota Semarang kecolongan dengan adanya orang tua wali murid yang memanipulasi piagam marching band di Malaysia. Menurutnya lomba tersebut memang ada, akan tetapi peserta didik diduga melakukan pemalsuan, yang seharusnya juara 3 direkayasa menjadi 1.

BACA JUGA  Bupati Cilacap Diminta Siapkan Lahan Relokasi di Majenang

“Intinya diakui piagam tersebut tidak benar secara kejuaraannya, perolehannya yang tidak benar, juaranya ada juara 3, tapi piagam yang dimintakan legalisasi itu biatan sendiri dan bukan juara 1,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait jumlah piagam palsu di PPDB Jateng, Uswatun mengaku belum dapat memastikan. Jumlahnya [berapa, tersebar di sekolah mana saja, wali murid nya siapa belum tahu,” tandasnya.

Adapun saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu sampai tahap pengumuman PPDB selesai. “Tidak memungkinkan menurunkan berkas itu (sekarang karena sudah sistem), kita masih menunggu sampai PPDB selesai. Nanti ketika pengumuman kan kan ada daftar ulang, itulah proses verifikasi ulang. Nanti berproses,” ujarnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

DALAM upaya menciptakan lingkungan belajar Al-Qur’an yang bersih, aman, dan kondusif bagi masyarakat, GREAT Edunesia Dompet Dhuafa menyalurkan Dana Aksi Kebaikan untuk pembangunan dan renovasi 4 unit sarana sanitasi di…

Tim KKN UGM Bersama Masyarakat Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

BAGI masyarakat Dusun Deles, Desa Jogonayan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, air bukanlah sesuatu yang langka atau sulit dicari. Jaringan air pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) telah mengalir…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Pinjamkan Al Hamra Hehanussa ke Garudayaksa

  • August 11, 2026
Persib Pinjamkan Al Hamra Hehanussa ke Garudayaksa

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

  • August 11, 2026
Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

Tim KKN UGM Bersama Masyarakat Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

  • August 11, 2026
Tim KKN UGM Bersama Masyarakat  Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

  • August 11, 2026
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus