Beredar Piagam Palsu dalam Penerimaan PPDB

PULUHAN Piagam palsu mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Tengah 2024. Kabar itu dibenarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah menyebut piagam itu digunakan sebagai syarat PPDB jalur prestasi untuk masuk jenjang SMA / SMK. Kepalsuan piagam itu sudah diakui oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Jateng.

“Yang menyatakan palsu bukan kami tapi dari assesment disporapar, di deteksi dengan teknologi dan dibandingkan dengan piagam sebelumnya dan sudah diakui yang bersangkutan (orang tua murid bahwa benar palsu),” ujarnya, Sabtu (29/6).

Ia menjelaskan salah satu SMP di Kota Semarang kecolongan dengan adanya orang tua wali murid yang memanipulasi piagam marching band di Malaysia. Menurutnya lomba tersebut memang ada, akan tetapi peserta didik diduga melakukan pemalsuan, yang seharusnya juara 3 direkayasa menjadi 1.

BACA JUGA  Konsumsi Ikan Naik 7,8 Persen, Pemprov Jateng Gaungkan Central Java Fish Market

“Intinya diakui piagam tersebut tidak benar secara kejuaraannya, perolehannya yang tidak benar, juaranya ada juara 3, tapi piagam yang dimintakan legalisasi itu biatan sendiri dan bukan juara 1,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait jumlah piagam palsu di PPDB Jateng, Uswatun mengaku belum dapat memastikan. Jumlahnya [berapa, tersebar di sekolah mana saja, wali murid nya siapa belum tahu,” tandasnya.

Adapun saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu sampai tahap pengumuman PPDB selesai. “Tidak memungkinkan menurunkan berkas itu (sekarang karena sudah sistem), kita masih menunggu sampai PPDB selesai. Nanti ketika pengumuman kan kan ada daftar ulang, itulah proses verifikasi ulang. Nanti berproses,” ujarnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Terminal Multipurpose Batang Siap Beroperasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gelar Salat Idulfitri di Lawang Sewu, KAI Wisata Hadirkan Nilai Spiritual dan Budaya

PT KERETA Api Pariwisata menggelar Salat Idulfitri di kawasan heritage Lawang Sewu untuk kedua kalinya. Kegiatan itu menjadi wujud komitmen KAI Wisata dalam menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya berorientasi…

Farhan Ajak Warga Ubah Budaya Buang Sampah di Momentum Idulfitri

SAMPAH menjadi persoalan serius yang  dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Saat ini produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Wisata Hadirkan Perjalanan Wisata Bersejarah

  • March 22, 2026
KAI Wisata Hadirkan Perjalanan Wisata Bersejarah

Kapolda Jabar: Penanganan Arus Mudik Lebaran Tunjukan Hasil Positif

  • March 22, 2026
Kapolda Jabar: Penanganan Arus Mudik Lebaran Tunjukan Hasil Positif

18.244 Narapidana Jabar Dapat Remisi Khusus Idulfitri

  • March 22, 2026
18.244 Narapidana Jabar Dapat Remisi Khusus Idulfitri

Gelar Salat Idulfitri di Lawang Sewu, KAI Wisata Hadirkan Nilai Spiritual dan Budaya

  • March 21, 2026
Gelar Salat Idulfitri di Lawang Sewu, KAI Wisata Hadirkan Nilai  Spiritual dan Budaya

KDM Minta Maaf pada Warga Jabar belum Bisa Beri Pelayanan Maksimal

  • March 21, 2026
KDM Minta Maaf pada Warga Jabar belum Bisa Beri Pelayanan Maksimal

Bupati Bandung dan Wakil BGM Panen Perdana Program Gertaman

  • March 21, 2026
Bupati Bandung dan Wakil BGM Panen Perdana Program Gertaman