DVI Pastikan Seluruh Jenazah yang Dievakuasi Berbeda

OPERASI pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan resmi ditutup. Keputusan tersebut diambil setelah rapat evaluasi yang digelar di Kantor Pertolongan dan Pencarian (Basarnas) Kelas A Makassar pada Jumat (23/1/2026) malam.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan hal tersebut setelah seluruh body pack yang ditemukan dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri merupakan jenazah dari 10 orang yang berbeda.

Mohammad Syafii menjelaskan, pada hari terakhir operasi, sebanyak tujuh body pack kembali diserahkan kepada tim DVI. Dengan demikian, total body pack yang berhasil dievakuasi selama operasi berjumlah 11.

BACA JUGA  Tim SAR Gabungan masih Temukan Bodypack di Lokasi Longsor Cisarua

Proses identifikasi

“Pada hari ini, Pak Karo Ops (Polda Sulsel) menyampaikan bahwa seluruh body pack yang diserahkan teridentifikasi sebagai bagian tubuh yang berbeda-beda,” kata Mohammad Syafii, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan keterangan DVI Polri, dari 11 body pack tersebut dipastikan terdapat 10 jenazah. Namun hingga saat ini, proses identifikasi korban masih terus berjalan.

“Alhamdulillah, dari 11 body pack yang kita temukan, DVI Polri memastikan terdapat 10 jenazah. Identitas para korban masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses penentuan identitas korban akan terus dimonitor bersama tim DVI Polri hingga seluruh korban teridentifikasi.

“Mudah-mudahan tidak membutuhkan waktu lama. Korban-korban yang kita temukan seluruhnya dalam kondisi utuh, meskipun pesawat berada dalam kondisi pecahan,” pungkasnya.

BACA JUGA  SAR Temukan Body Part Korban Pesawat ATR

Operasi SAR selesai

Syafii menegaskan, keputusan penutupan operasi SAR dilakukan setelah pihaknya melakukan konfirmasi kepada seluruh unsur yang terlibat serta menerima berbagai masukan di lapangan.

“Pada malam hari ini, saya selaku Kepala Badan SAR Nasional sekaligus SAR Coordinator menyatakan bahwa operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat Papa Kilo Tango Hotel Tango secara resmi saya nyatakan selesai,” tegasnya.

Meski operasi SAR dinyatakan ditutup, Basarnas tetap melanjutkan operasi kesiapsiagaan rutin melalui Basarnas Makassar. Operasi kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila masih terdapat laporan dari masyarakat terkait temuan sisa body part atau bagian tubuh korban di lokasi kejadian.

Tidak bisa ditebak

“Apabila di kemudian hari ada laporan masyarakat, sekecil apa pun temuan body pack, menjadi kewajiban Basarnas untuk melaksanakan evakuasi dan menyerahkannya kepada DVI Polri,” jelas Syafii.

BACA JUGA  Belum Ada Calon Gubernur Daftar Hari Pertama ke KPU Sulsel

Saat ditanya terkait jangka waktu melakukan operasi siaga, Syafii memastikan bahwa tak ada jenjang waktu. Hal itu karena penemuan body part bisa terjadi dalam waktu yang tidak bisa ditebak.

“Tidak ada jenjang waktu, pokoknya Basarnas akan siap siaga tanpa ruang dan waktu,” tegasnya. (Lin/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Targetkan tidak Ada Warga Berlebaran di Tenda

PEMERINTAH ingin para warga penyintas bencana banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri di tenda darurat. Untuk itu mereka menyiapkan dua…

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

TUNTUTAN Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada negara-negara NATO untuk membantunya  membuka Selat Hormuz yang diblok Iran ditolak mentah-mentah. Penolakan itu salah satunya ditegaskan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Holding BUMN Industri Pertahanan Lepas 900 Pemudik

  • March 17, 2026
Holding BUMN Industri Pertahanan Lepas 900 Pemudik

Pemerintah Targetkan tidak Ada Warga Berlebaran di Tenda

  • March 17, 2026
Pemerintah Targetkan tidak Ada Warga Berlebaran di Tenda

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

  • March 17, 2026
Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

  • March 17, 2026
Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

  • March 17, 2026
Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner