Bandung Targetkan Jadi Pusat Pengembangan Literasi Nasional

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen menjadikan Bandung sebagai pusat pengembangan literasi nasional. Komitmen tersebut didukung oleh kuatnya ekosistem pendidikan tinggi di Kota Kembang yang dihuni sejumlah perguruan tinggi ternama dengan kualitas diakui secara nasional.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Bandung memiliki modal besar untuk mengembangkan literasi karena ditopang oleh lingkungan akademik yang matang.

“Kota Bandung harus menjadi kota pengembangan literasi. Di sini berdiri banyak lembaga pendidikan tinggi terbaik di Indonesia. Artinya, kita sudah punya ekosistem yang kuat, tinggal memastikan potensi itu tidak terbuang percuma,” ujar Farhan dalam acara BFC Talks di Perpustakaan Ajip Rosidi, Kamis (23/1) malam.

Farhan menilai forum diskusi literasi yang melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya, menjadi ruang strategis untuk menghidupkan kembali gagasan penguatan literasi, khususnya pemanfaatan buku di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

Menurutnya, buku tidak boleh lagi dipandang semata sebagai sumber pengetahuan, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Yang kita cari sekarang adalah pembuktian bahwa buku punya fungsi sosial. Bukan hanya untuk mencari informasi, tetapi juga bisa memberi dampak langsung, misalnya melalui kegiatan membaca atau membacakan cerita sebagai bagian dari healing trauma,” paparnya.

Farhan menyebut pendekatan tersebut selama ini kerap diterapkan di wilayah terdampak bencana. Ia menilai konsep serupa relevan diterapkan di Bandung yang memiliki tingkat stres masyarakat cukup tinggi.

Dalam konteks kebijakan, Farhan menyebut ada tiga peran utama pemerintah. Pertama, memastikan buku berfungsi sebagai media penyimpanan memori kolektif Kota Bandung. Kedua, menjamin ketersediaan dan akses buku bagi masyarakat. Ketiga, mendorong budaya membaca secara konsisten, baik melalui buku fisik maupun digital.

BACA JUGA  Sidang Ketiga Pegi Setiawan, Hakim Menahan Diri untuk Tidak Tepuk Tangan

Pusat Pengembangan Literasi Nasional dukung melek huruf

Sementara itu, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyoroti kondisi literasi nasional yang dinilainya berada dalam situasi darurat, meskipun tingkat melek huruf Indonesia tergolong tinggi.

“Ini hak inisiatif pribadi saya untuk merevisi Undang-Undang Sistem Perbukuan melalui RUU Pembukuan. Basisnya objektif. Angka melek huruf kita tinggi, 98 persen untuk huruf dan di atas 92 persen untuk angka. Tapi kalau bicara literasi, kondisinya sangat darurat,” ujarnya.

Willy menegaskan, literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca huruf dan angka. Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi, membangun ekosistem perbukuan yang sehat, serta menumbuhkan daya pikir kritis masyarakat.

BACA JUGA  Songsong Natal, Gereja di Kota Bandung Siap Sambut Umat

“Level tertinggi literasi adalah berpikir kritis, dan di situlah tantangan kita saat ini. Kita bisa melihat banyak toko buku yang gulung tikar,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan literasi nasional dengan melibatkan pemerintah daerah, legislator, dan komunitas literasi. (Rava/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan