
SEBANYAK 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto, diserahkan ke para tukang becak lansia di Kabupaten Sidoarjo, Rabu (21/1).
Nantinya setiap tiga bulan sekali, status kepemilikan becak akan diabsen, agar tidak berpindah atau dijual ke pihak lain.
Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo itu terlihat sudah berjejer di depan Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu pagi. Penyerahan 200 unit becak listrik dilakukan secara simbolis, kepada lima tukang becak yang rata-rata berusia lanjut.
Penyerahan becak listrik ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dan salah satu tukang becak. Setelah itu dilanjutkan penyerahan baterai becak listrik, pada ke lima tukang becak.
Dicek per tiga bulan

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mengecek penerima becak listrik, setiap tiga bulan sekali. Tujuannya untuk memastikan bahwa bantuan becak listrik yang diberikan, tidak berpindah atau dijual ke pihak lain.
“Kami akan mengabsen setiap tiga bulan, juga mendampingi apabila ada permasalahan teknis,” kata Mimik Idayana.
Menurut Mimik, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga akan menyediakan tempat pengecasan baterai becak listrik. Penyediaan awal adalah di setiap kantor kecamatan di 18 titik serta di tengah kota.
Tujuannya untuk memudahkan para tukang becak listrik melakukan pengecasan, apabila baterenya menipis saat aktivitas menarik penumpang.
Ringankan beban
Becak listrik sengaja diberikan gratis kepada tukang becak berusia lanjut, untuk meringankan mereka menarik penumpang. Sehingga meskipun sudah berusia lanjut, mereka tetap bisa mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Sugiri,61, salah satu penerima becak listrik mengaku senang mendapat bantuan dari Presiden Prabowo. Sugiri yang setiap hari menarik becak di kawasan Pasar Larangan Sidoarjo mengaku sangat terbantu dengan becak listrik ini.
“Saya sudah mencobanya dan lebih enak karena tidak ngontel lagi, tidak pakai tenaga berat seperti saat ngontel,” kata Sugiri. (OTW/N-01)






