Modifikasi Cuaca Digelar di Jepara, Kudus, dan Pati 15-20 Januari

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengintensifkan upaya penanganan cuaca ekstrem yang memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoordinasikan pelaksanaan modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati.

Program modifikasi cuaca tersebut dijadwalkan berlangsung selama 15–20 Januari 2026 sebagai upaya mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak.

“Hingga tanggal 20 Januari, kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, dengan fokus utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, seperti dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.

Pemprov Jateng secara intensif memantau perkembangan cuaca pascapelaksanaan modifikasi cuaca. Langkah ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk mengendalikan distribusi hujan agar tidak terpusat di satu wilayah, sehingga risiko banjir dapat ditekan.

BACA JUGA  Wakil Menag Ingatkan Cuaca Panas di Arab Saudi kepada para Jemaah Haji

Menurut Taj Yasin, program modifikasi cuaca membutuhkan dukungan sumber daya yang besar, termasuk penggunaan helikopter yang harus diterbangkan beberapa kali ke wilayah sasaran untuk melakukan penyemaian awan.

Khusus di Kabupaten Pati, Pemprov Jateng mengerahkan sejumlah helikopter guna mengatur distribusi awan hujan agar curah hujan tidak turun di wilayah tertentu saja. Dengan cara tersebut, diharapkan genangan air dan banjir tidak semakin meningkat.

Meski demikian, Taj Yasin menegaskan bahwa seluruh upaya teknis tersebut tetap harus diiringi dengan doa.

Selain ikhtiar teknis, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini juga menekankan pentingnya pendekatan spiritual melalui kegiatan istighotsah. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal yang hingga kini masih terdampak banjir.

BACA JUGA  Dampak Cuaca Ekstrem, Wonogiri Diterjang Banjir dan Longsor

“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kendal yang sedang kebanjiran, untuk didoakan,” tuturnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia