Indosat Percepat Pemulihan Konektivitas Kawasan Bencana

HINGGA saat ini Indosat terus mempercepat upaya pemulihan konektivitas di kawasan bencana di Sumatra khususnya di Aceh.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung menjelaskan pemulihan konektivitas ini dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi yang terdampak bencana.

“Indosat terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5%,” kata Desmond Cheung, Kamis (8/1).

Pemulihan ini, jelasnya merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan, dengan memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai elemen penting dalam mendukung koordinasi, akses informasi, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

BACA JUGA  Indosat Pastikan Sinyal Aman saat Libur Nataru di Jawa Barat

Tim Siaga

Selain penguatan infrastruktur, Indosat menambah jumlah personel teknis di seluruh lokasi terdampak, baik dari internal Indosat maupun mitra dalam ekosistem Indosat.

Indosat juga berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah setempat untuk memperoleh prioritas pasokan bahan bakar, sekaligus dukungan pembukaan akses ke wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan, Indosat menempatkan tim siaga di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, serta area pengungsian. Indosat juga terus mengoperasikan Posko Pemantauan (Command Center) secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk memberikan dukungan maksimal bagi seluruh tim yang bekerja di lapangan. (AGT/N-01)

BACA JUGA  IM3 Perluas Kolaborasi dengan Apple

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung terus melakukan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029. Selain menyiapkan armada khusus pengangkut…

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) dan National University of Singapore (NUS) menggelar rangkaian Visiting Professor dan UGM–NUS Modelling Workshop 2026 pada 17–24 Juli 2026. Kegiatan itu menghadirkan Professor sekaligus Vice Dean…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

  • August 5, 2026
PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular