
SEBAGAI negara besar, Indonesia sejatinya mempunyai banyak pemain bertalenta. Bakat itu bukan saja dari dalam negeri, melainkan juga dari para pemain keturunan.
Hal itu mengingatkan John Herdman dengan timnas Kanada yang dilatihnya lebih dari lima tahun dan diantarnya lolos ke Piala Dunia 2022. Atas dasar itu pula juru taktik asal Inggris itu memilih Indonesia sebagai pelabuhan selanjutnya.
“Apa yang saya lihat, kumpulan talenta itu ada. Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan merekrut pemain dwikewarganegaraan dan mereka sudah memulai perjalanan itu,” kata Herdman
Selain pemain, faktor lain yang membuatnya tertarik melatih Indonesia adalah antusiasme suporter. Ia menyebut dukungan suporter sanagt penting untuk memunculkan gairah.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar,” katanya.
Herdman, 50, resmi ditunjuk PSSI menjadi pelatih Indonesia, Sabtu (3/1, dengan kontrak dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun. Sebagai pelatih, ia dinilai sukses mendongkrak prestasi timnas Kanada dari peringkat 94 ke peringkat 33 dunia.
Ia dijadwalkan datang ke Indonesia pekan depan untuk diperkenalkan secara resmi. (*/N-01)







