KLH-Kemdiktisaintek Perkuat Pemulihan Lingkungan Sumatra

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggandeng Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana hidrometeorologi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan. Penanganan dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni pendekatan berbasis sains, evaluasi tata ruang, dan penegakan hukum lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq mengatakan langkah cepat dilakukan sesuai arahan Presiden untuk memulihkan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terdampak.

Banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut dipicu oleh kombinasi alih fungsi hutan, kondisi geomorfologi yang labil, serta curah hujan ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar.

BACA JUGA  KLH Segel Pabrik Udang di Banten Terkontaminasi Radioaktif

Sebagai tindak lanjut, KLH/BPLH dan Kemdiktisaintek menyusun Penilaian Cepat Lingkungan (Rapid Environmental Assessment) guna menentukan lokasi rehabilitasi permukiman dan lahan pertanian yang lebih aman. Kajian ini ditargetkan selesai Januari 2026.

Selain itu, kedua kementerian mengevaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan kesesuaiannya dengan rencana tata ruang wilayah. Evaluasi ditargetkan rampung dalam tiga bulan.

Pemulihan lingkungan Sumatra dipercepat

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan dukungan pelibatan akademisi lintas disiplin untuk memperkuat kajian ilmiah penanganan pascabencana.

Di sisi penegakan hukum, KLH/BPLH melakukan pengawasan terhadap puluhan entitas usaha di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta melanjutkan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 usaha sebagai dasar sanksi administratif, pidana, atau perdata.

BACA JUGA  Pemerintah Tindak Tegas Kasus Impor Limbah Elektronik di Kepri

Upaya tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani pascabencana di Sumatra secara terintegrasi, berbasis sains dan data, serta berorientasi pada ketahanan lingkungan dan keselamatan masyarakat. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

KAPOLRES Sidoarjo Kombes Dr Christian Tobing meraih penghargaan sebagai Tokoh Pelayanan Publik dan Kemitraan Media dalam ajang IJTI Awards 2026. Apresiasi tingkat nasional dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat…

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

KASUS keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah terus bertambah. Informasi terakhir, per Kamis (25/9/2026) sore, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat ada 411 orang jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

  • September 24, 2026
Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

  • September 24, 2026
DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

  • September 24, 2026
Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai  411 Orang

Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

  • September 24, 2026
Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

Mahasiswa UPI Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

  • September 24, 2026
Mahasiswa UPI  Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB

  • September 24, 2026
Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB