Volume Kubah Barat Daya Merapi Runtuh 136.900 Meter Kubik

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat selama sepekan terakhir, volume Kubah Lava Barat Daya berkurang hingga 136.900 meter kubik atau tinggal 4.171.800 meter kubik.

“Sedangkan untuk Kubah Tengah, volumenya relatif tetap, yaitu sebesar 2.368.800 meter kubik,” kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santosa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/12).

Dikatakannya dari hasil analisis foto thermal. kedua kubah tersebut mengalami penurunan suhu. Di Kubah Barat Daya terukur turun 6,3 derajat Celsius menjadi 249,3 derajat Celsius dan Kubah Tengah turun 10,3 derajat Celsius menjadi 209,5 derajat Celsius.

Sementara guguran lava, Agus mengatakan, dalam waktu sepekan, teramatiu guguran lava sebanyak 45 kali yang mengarah ke hulu Sungai Krasak dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter dari puncak, 3 kali yang mengarah ke hulu Sungai Bebeng sejauh maksimum 1.700 meter dan 25 kali yang meluncur ke hulu Sungai Sat sejauh 2.000 meter.

BACA JUGA  BMKG DIY Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi

Pada periode pengamatan ini, ujarnya sebanyak 8 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 453 gempa Fase Banyak (MP), 4 gempa Low Frequency (LF), 694 gempa Guguran (RF) dan 9 gempa Tektonik (TT) terekam oleh jaringan seismik yang terpasang di Gunung Merapi dan sekitarnya. “Intensitas kegempaan pada periode pengamatan ini lebih tinggi dibandingkan dengan intensitas kegempaan pada minggu sebelumnya,” jelasnya.

Sementara cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Sepanjang periode pengamatan, Gunung Merapi tampak mengeluarkan asap berwarna putih dengan tinggi asap sekitar 25 meter. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Konsumsi Dex Series di Jateng–DIY Naik 35% Selama Nataru

Dimitry Ramadan

Related Posts

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

PEMERINTAH Kota Bandung terus mengakselerasi program penurunan kabel udara, ke saluran bawah tanah sebagai bagian dari penataan infrastruktur telekomunikasi dan estetika kota. Hingga Agustus 2026, pengendalian kabel telah menyentuh di…

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

TIM mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) yang terdiri dari terdiri atas Syahid Ma’ashum, Bangkit Setiyoko dan Naysilla Njenar Mahesa Prihriyanto,  berhasil meraih gelar Juara I Brawijaya Animal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

  • August 24, 2026
Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

  • August 24, 2026
Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

  • August 24, 2026
Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

  • August 24, 2026
PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

  • August 24, 2026
Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

  • August 24, 2026
Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah