Kasus KDRT Terhadap Suami Meningkat di Jawa Timur

KASUS kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama in kerap menimpa perempuan. Namun di Jawa Timur, justru pihak suami yang melaporkan kasus KDRT terhadap mereka.

Hal itu diungkapkan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Jawa Timur, Bobby Soemiarsono. Menurutnya kasus pelaporan KDRT terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Ironisnya terjadi pola baru yang mengindikasikan bahwa korban kekerasan tak mengenal gender.

“Pelaporan kekerasan dalam rumah tangga saat ini sudah demikian mudahnya, bahkan kasus KDRT dilaporkan oleh suami, bukan oleh istri. Jadi sudah ada suami yang menjadi korban KDRT dan berani melapor,” kata Bobby saat Rakornas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Surabaya, Senin (24/6).

BACA JUGA  Suhu Panas di Surabaya dan Sidoarjo Dipredikasi Hingga Akhir November

Menurut Bobby laporan ini mengartikan kaum pria kini jauh lebih sadar mengenai isu kekerasan dan tak lagi menjadi stigma maupun toxic gender

“Ini luar biasa. Mudah-mudahan bukan karena ibu-ibunya berlatih bela diri, sehingga berani melakukan KDRT terhadap suaminya,” ujarnya.

“Banyak terjadi (KDRT), korbannya bisa istri maupun suami. Hanya selama ini suami yang menjadi korban tidak berani melaporkan,” ucapnya.

Selain kasus KDRT, jumlah kekerasan yang dialami perempuan di Provinsi Jawa Timur pada 2022 naik menjadi 972 kasus. Sebelumnya, kasus kekerasan pada perempuan di kota itu hanya 968 kasus.

“Demikian juga dengan kasus kekerasan terhadap anak pada 2022 terdapat 1.362 kasus, naik menjadi 1.531 kasus. Naiknya kasus ini merupakan cerminan masyarakat bahwa pemerintah hadir dan melindungi dan melayani sehingga masyarakat berani melapor ketika melihat mendengar atau mengalami kekerasan,” ujarnya. (RO/N-01)

BACA JUGA  9 Korban Tewas, 58 masih Dicari di Pondok Pesantren Al Khoziny

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

TIM SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang lansia bernama Kasemo Sentono alias Mbah Bajiyo (81), warga Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, yang dilaporkan hilang sejak Senin (22/6/2026).…

UGM Masuk peringkat 41 Versi THE

TIMES Higher Education (THE) Sustainability Impact 2026 yang diumumkan Rabu (24/6) lalu menempatkan Universitas Gadjah Mada pada peringkat 41 dunia dari 1.603 universitas yang dievaluasi secara global dengan skor 93,2…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Brasil Juara Grup, Maroko Jadi Runner-up

  • June 25, 2026
Brasil Juara Grup, Maroko Jadi Runner-up

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

  • June 25, 2026
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

Swiss Jadi Juara Grup Usai Bungkam Kanada, Bosnia Sukses Jaga Asa

  • June 25, 2026
Swiss Jadi Juara Grup Usai Bungkam Kanada, Bosnia Sukses Jaga Asa

UGM Masuk peringkat 41 Versi THE

  • June 25, 2026
UGM Masuk peringkat 41 Versi THE

Konsep Bayi Tabung Mulai Dipikirkan untuk Selamatkan Badak Kalimantan

  • June 25, 2026
Konsep Bayi Tabung Mulai Dipikirkan untuk Selamatkan Badak Kalimantan

Libas Hongkong, Indonesia Segel Tiket Semifinal Princess Cup 2026

  • June 24, 2026
Libas Hongkong, Indonesia Segel Tiket Semifinal Princess Cup 2026