Warga Desak Pemda segera Tutup Galian C di Siatas Barita

WARGA Desa Siraja Hutagalung dan Desa Pancurnapitu menyampaikan aspirasi mereka kepada Bupati Tapanuli Utara melalui Anggota DPRD kabupaten Tapanuli Utara terkait aktivitas galian pasir di Sungai Aek Situmandi serta sejumlah persoalan fasilitas umum yang dinilai meresahkan.

Aspirasi tersebut dituangkan dalam surat resmi yang ditandatangani tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan warga dari kedua desa.

Mereka meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas dan terukur untuk menindaklanjuti keluhan yang telah lama dirasakan masyarakat.

Salah seorang warga, J. Hutagalung, mengungkapkan bahwa keberadaan tangkahan pasir di sepanjang Sungai Aek Situmandi  menimbulkan dampak lingkungan dan gangguan terhadap ketenangan warga.

Empat tuntutan

Dalam pernyataan sikap tersebut, warga mengajukan empat poin tuntutan, yaitu:

BACA JUGA  Kapolresta Pati Bantah Dua Polisi Meninggal Dampak Demo

1. Menutup total aktivitas galian C/tangkahan pasir yang beroperasi di sepanjang aliran Sungai Aek Situmandi, wilayah Desa Siraja Hutagalung dan Pancurnapitu. Pasalnya, aktivitas tersebut sudah sangat meresahkan.

2. Menghentikan aktivitas truk pengangkut pasir dari kedua desa, karena kendaraan tersebut dinilai mengakibatkan kerusakan pada sejumlah titik jalan desa.

3. Memperbaiki irigasi Hasak II yang rusak akibat longsor di sekitar sungai. Irigasi ini sangat vital bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

4. Memperbaiki pelayanan air minum PDAM yang selama ini tidak berjalan lancar dan menyulitkan warga dalam memperoleh kebutuhan air bersih.

Melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera merespons keluhan tersebut dan menghadirkan solusi yang nyata bagi warga kedua desa.

BACA JUGA  Penonaktifan TikTok Live Batasi Kebebasan Berpendapat

Surat tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan kerja sama dari pemerintah daerah, seraya berharap tindak lanjut yang cepat demi kepentingan bersama. (HP/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara