RSJPD Harapan Kita Pusat Penguatan Layanan Kardiovaskular

DI tengah tingginya beban penyakit jantung di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menugaskan RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita menjadi pusat penggerak penguatan tata laksana dan layanan kardiovaskular nasional, dari hulu hingga hilir.

Penugasan itu disampaikan Menkes saat membuka Indonesia International Cardiovascular Summit (IICS) 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11). Acara berlangsung 22-23 November 2025.

Menkes menyoroti penyakit jantung sebagai penyebab kematian tertinggi secara global. Ia meminta RSJPD Harapan Kita mengawal tindak lanjut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau lebih dari 59 juta penduduk, dengan temuan awal menunjukkan tingginya kasus hipertensi, diabetes, dan kolesterol.

Selain itu, RSJPD Harapan Kita diminta menyusun standar tata laksana nasional dan mempercepat optimalisasi 119 cath lab di Indonesia, di mana sekitar 40 persen di antaranya belum beroperasi maksimal. Menkes menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu dokter intervensi (PCI) pada 2027 dan seluruh provinsi mampu melakukan bedah jantung terbuka.

BACA JUGA  Menkes Genjot Reformasi Pendidikan Dokter Spesialis

Budi juga mendorong RSJPD Harapan Kita menjadi pusat inovasi kardiovaskular melalui pengembangan teknologi terbaru dan kolaborasi riset internasional.

“Harapan Kita harus menjadi pusat rujukan nasional sekaligus motor percepatan inovasi. Setelah fasilitas dasar dan intervensi terpenuhi, tahap berikutnya adalah menghadirkan teknologi mutakhir agar pelayanan jantung Indonesia terus maju,” ujarnya.

Direktur Utama RSJPD Harapan Kita, dr. dr. Iwan Dakota, menegaskan komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan unggulan, mulai dari bedah jantung minimal invasif, intervensi elektrofisiologi, hingga terapi lanjutan untuk kasus kompleks. RSJPD terus mendampingi jejaring kardiovaskular di berbagai daerah. (*/S-01)

BACA JUGA  20 Anak di Sumenep Meninggal Akibat Campak

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kepala SPPG Jayapura Resmi Dicopot usai Insiden Keracunan Menu MBG

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengaku telah mencopot kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayapura, Papua, menyusul keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Hal…

Menkes Minta para Nakes Lebih Punya Rasa Empati pada Pasien

AKSI nirempati sejumlah tenaga kesehatan (nakes) terhadap seorang pasien BPJS benar-benar tidak bisa diterima. Pasalnya, mereka merupakan pelayan masyarakat yang seharusnya bisa bersikap baik, terutama kepada mereka yang tengah sakit.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Redam Persib, Persebaya Juara Baru Piala Presiden

  • August 7, 2026
Redam Persib, Persebaya Juara Baru Piala Presiden

STY Puas Persija Rebut Posisi Ketiga Piala Presiden

  • August 6, 2026
STY Puas Persija Rebut Posisi Ketiga Piala Presiden

Kepala SPPG Jayapura Resmi Dicopot usai Insiden Keracunan Menu MBG

  • August 6, 2026
Kepala SPPG Jayapura Resmi Dicopot usai Insiden Keracunan Menu MBG

Menkes Minta para Nakes Lebih Punya Rasa Empati pada Pasien

  • August 6, 2026
Menkes Minta para Nakes Lebih Punya Rasa Empati pada Pasien

Polda DIY Sita Lebih dari 13 Ribu Botol Miras Ilegal dan Oplosan

  • August 6, 2026
Polda DIY Sita Lebih dari 13 Ribu Botol Miras Ilegal dan Oplosan

Dukung Eliminasi TB, Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Paru Gratis

  • August 6, 2026
Dukung Eliminasi TB, Biddokkes Polda Jateng Gelar Skrining TB Paru Gratis