Perkuat Pencegahan TPPO, Polda Siap Jabar Gandeng Imigrasi

UNTUK memperkuat sistem pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar bakal menggandeng kantor wilayah Ditjen Imigrasi Jabar.

Langkah ini untuk memberantas praktek perdagangan orang di Jabar. Kolaborasi ini bagian dari inovasi bertajuk sistem terpadu penanganan dan pencegahan TPPA-TPPO.

Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Goncang Ajie Susatyo Rabu (18/11) menyatakan, inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan proses penegakan hukum, pencegahan, hingga perlindungan terhadap korban TPPO secara lebih terstruktur di wilayah Jabar.

“Kerjasama ini sekaligus mempersiapkan pembentukan Direktorat PPA dan PPO yang dijadwalkan berdiri pada 2026. Lewat sinergi ini kedua instansi berharap percepatan penanganan kasus TPPO dapat tercapai, utamanya dalam hal identifikasi korban, pengawasan lalu lintas orang, hingga penindakan sindikat perdagangan manusia,” ungkapnya.

BACA JUGA  Peringati HBI ke-75, Imigrasi Bandung Tabur Bunga di TMP Cikutra

Perkuat koordinasi

Menurut Ajie, penadatanganan nota kesepahaman untuk memperkuat koordinasi antar Lembaga ini menjadi landasan teknis bagi masing-masing institusi dalam bertukar data, mendukung proses penyidikan, serta memastikan kelancaran tugas pokok dalam penanganan dan pencegahan TPPO.

Kedua belah pihak berharap penegakan hukum terhadap kasus perdagangan orang di wilayah Jabar dapat berjalan lebih efektif, efisien dan terkoordinasi.

Aturan khusus

Sementara itu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, berencana mengeluarkan aturan khusus untuk mengatur warga Jabar bekerja di luar negeri. Hal itu berkaitan dengan maraknya kasus dugaan tindak pidana penjualan orang TPPO di Jabar.

“Saya akan keluarkan peraturan gubernur larangan warga Jabar untuk pergi ke negara ini, negara ini. Yang kemudian di negara itu menimbulkan penderitaan ini harus ditangani,” ucapnya.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Prihatin dengan Dugaan Kekerasan pada Pekerja Sirkus

Menikahi orang asing

Gubernur mengimbau agar warganya tidak mudah percaya dengan iming-imingi bekerja ke luar negeri tanpa ada kesepakatan yang jelas. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan ajakan menikah dari orang asing.

“Kepada warga Jabar saya ingatkan, terutama perempuan di Jabar jangan berorientasi kalau nikah sama orang asing terus kemudian belum jelas statusnya siapa dia terus akan jadi kaya,” tandasnya.

Dedi menegaskan, kalau menikahi harus jelas status kewarganegaraannya, nikahnya harus resmi, kemudian ada keluarganya ke sini. Ini yang harus jadi rambu-rambu bagi warga Jabar. Akhirnya yang beranggapan hidup bahagia dan punya harta akhirnya jadi menderita. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Kantor Imigrasi Surabaya Temui Kapolda Jatim Terkait Inovasi Autogate & Immigration Lounge

Dimitry Ramadan

Related Posts

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

YAYASAN Inspirasi Raden Ajeng Kartini menyalurkan 158 tangki atau keseluruhannya sebanyak 790.000 liter air bersih senilai Rp28 juta untuk warga terdampak kemarau di Gunungkidul, DIY pada Minggu. Air bersih tersebut…

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

HASIL pleno terbuka rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di lima kabupaten/kota se-DIY yang digelar Rabu lalu, mencatat jumlah pemilih di Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

  • October 4, 2026
Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data