Enam Korban Ditemukan dan 14 masih Hilang di Hari Ketiga Longsor Majenang

PENCARIAN korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, memasuki hari ketiga. Hingga Sabtu (15/1) pukul 14.00 WIB, tim gabungan menemukan 6 korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara 14 warga masih dinyatakan hilang.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan pencarian difokuskan di dua titik, yakni Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Operasi dilakukan mulai pukul 07.00 WIB setiap hari setelah rapat koordinasi.

“Kami masih fokus pencarian korban. Hari ini (15 November) ada 6 korban yang ditemukan,” ujar Bergas.

Ia memastikan bantuan logistik mencukupi, baik untuk warga di pengungsian maupun yang mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat. Jumlah pengungsi fluktuatif karena sebagian warga pulang siang hari untuk beraktivitas.

BACA JUGA  Korban Banjir Meninggal di Sumut Capai 166 Jiwa

Bergas mengimbau warga tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

Tingkatkan kewaspadaan

Pada bagian lain, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

“Kita imbau masyarakat untuk waspada, terutama daerah rawan longsor,” katanya.

Ia menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah pencarian korban hilang dan evakuasi warga selamat. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masih terus menyisir lokasi.

Dapur umum telah beroperasi dan tim mulai menyiapkan langkah pemulihan pascabencana.

Data Sementara Dampak Longsor Majenan,Tanggal kejadian: Kamis, 13 November 2025 malam, Lokasi: Dusun Tarukahan & Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Terdampak: 46 jiwa dari 17 KK, Korban hilang awal: 20 orang (sebagian sudah ditemukan) ,Bangunan terdampak: , 8 rumah roboh, 1 rumah rusak sedang, 16 rumah terancam, Luas area terdampak: ± 6,5 hektare.

BACA JUGA  Tim Trauma Healing Polda Jateng Dampingi Korban Longsor

Operasi pencarian melibatkan BPBD Jateng, BPBD Cilacap, Basarnas Cilacap, TNI/Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta berbagai relawan. (Htm/N-01)

Pencarian korban longsor Majenang. (Dok/Ist)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Persis Kecam Penyergapan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis oleh Pasukan Israel

PENGURUS Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis), mengecam keras tindakan brutal dan sewenang-wenang yang dilakukan pasukan militer Israel (IDF). Sebab mereka melakukan intercept penyergapan dan penangkapan paksa terhadap sejumlah aktivis kemanusiaan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

  • May 19, 2026
Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

Persis Kecam Penyergapan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis oleh Pasukan Israel

  • May 19, 2026
Persis Kecam Penyergapan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis oleh Pasukan Israel

PBVSI Panggil 16 Pemain Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026

  • May 19, 2026
PBVSI Panggil 16 Pemain Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026

Drama ‘Peuting Munggaran’ Jadi Puncak Acara Milangkala Tatar Sunda

  • May 18, 2026
Drama ‘Peuting Munggaran’ Jadi Puncak Acara Milangkala Tatar Sunda

Kehadiran Apoteker Baru Diharap Tingkatkan Layanan Kesehatan di Garut

  • May 18, 2026
Kehadiran Apoteker Baru Diharap Tingkatkan Layanan Kesehatan di Garut

Polres Tasikmalaya Panen Raya Jagung

  • May 18, 2026
Polres Tasikmalaya Panen Raya Jagung