Longsor di Cilacap, 20 Warga masih Dicari

UPAYA pencarian 20 warga korban longsor di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, terus berlangsung hingga Jumat (14/11). Longsor yang terjadi pada Kamis malam itu menimbun permukiman warga dan menelan korban jiwa.

BPBD Jawa Tengah bersama Basarnas, BPBD Cilacap, TNI/Polri, relawan, dan perangkat desa telah melakukan evakuasi sejak malam kejadian.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini. Hingga Jumat pagi, tiga warga ditemukan meninggal dunia, sementara 20 lainnya masih dalam pencarian.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Saat ini tiga korban telah ditemukan meninggal dan 20 warga masih dalam pencarian,” ujar Gubernur.

BACA JUGA  Cegah Abrasi dan Rob, Pemprov Jateng Galakkan Penanaman Mangrove

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jateng memberikan perhatian penuh, termasuk mengerahkan personel, peralatan, dan logistik ke lokasi. Penanganan kedaruratan dilakukan bersama pemerintah pusat, Pemkab Cilacap, TNI, Polri, serta unsur relawan.

Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggulangan, menyebut total ada 46 jiwa dari 17 KK yang terdampak. Hingga Jumat siang, korban meninggal dunia yang ditemukan adalah Julia Lestari (20), Maya Dwi Lestari (15), dan Yuni (45), semuanya berasal dari Dusun Tarukan.

Sementara itu, 20 warga masih dinyatakan hilang, enam dari Dusun Tarukan dan 14 dari Dusun Cibuyut. Seluruh nama hilang telah masuk daftar pencarian tim SAR gabungan. Tiga warga lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Majenang.

BACA JUGA  Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Rampung 2027

Longsor terjadi sekitar pukul 21.00 setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat. Material tanah menyebabkan penurunan permukaan hingga dua meter dan retakan sepanjang 25 meter. Total delapan rumah roboh, satu rumah rusak sedang, dan 16 rumah terancam, dengan luas area terdampak mencapai 6,5 hektare.

Pencarian difokuskan pada titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi tertimbunnya warga. Ekskavator milik BBWS Citanduy dikerahkan untuk membuka akses menuju lokasi longsor.

Selain tim SAR gabungan, penanganan juga melibatkan Dinsos Jateng, Dinkes, PUPR Majenang, Forkompincam, ULP Majenang, komunitas relawan, dan warga sekitar. BPBD Jateng dan BPBD Cilacap turut melakukan asesmen lanjutan terkait potensi cuaca ekstrem dan kesiapsiagaan tambahan personel TRC PB.

BACA JUGA  Baca Bersama Jawa Tengah Bersama Bunda Literasi Jateng

Dinas Sosial Provinsi telah mengirim bantuan logistik, peralatan tidur, serta mendirikan dapur umum. Tempat pengungsian aman dari potensi longsor disiapkan. Bantuan Tidak Terduga (BTT) dan program RTLH juga disiapkan bagi pemilik rumah yang roboh atau rusak. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026