
JUVENTUS resmi memecat Igor Tudor sebagai manajer tim menyusul hasil buruk di beberapa laga terakhir Bianconeri.
“Juventus FC mengumumkan bahwa pada hari ini klub telah memberhentikan Igor Tudor dari jabatannya sebagai pelatih tim utama putra, beserta stafnya yang terdiri dari Ivan Javorcic, Tomislav Rogic, dan Riccardo Ragnacci,” demikian pernyataan klub dikutip dari laman resmi Juventus pada Senin (27/10).
“Klub mengucapkan terima kasih kepada Igor Tudor dan seluruh stafnya atas profesionalisme serta dedikasi yang telah ditunjukkan selama beberapa bulan terakhir, dan mendoakan yang terbaik bagi karier mereka di masa depan,” lanjut pernyataan itu.
Pelatih sementara
Juve saat ini belum menemukan suksesor Tudor, sehingga untuk pertandingan melawan Udinese pada Kamis (30/10) posisi pelatih akan diisi Massimo Brambilla.
Igor yang merupakan mantan pemain Juve, mulai menjadi arsitek si Nyonya Tua pada Maret 2025. Saat itu ia menggantikan Thiago Motta sebelum musim 2024/2025 berakhir.
Tudor telah melatih Juventus dalam 11 pertandingan, dengan rincian delapan pertandingan Liga Italia dan tiga pertandingan di Liga Champions.
Namun, catatan kepelatihan Tudor di Juve ternyata begitu buruk. Kemenangan gagal didapatkan Juventus dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Tiga kekalahan beruntun
Mereka pun terpuruk di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia, dengan koleksi 12 poin.
Bahkan pada tiga laga terakhirnya, Juventus selalu menelan kekalahan. Dimulai dari kalah 0-2 dari Como, kalah 0-1 dari Real Madrid di Liga Champions, dan puncaknya kekalahan 0-1 dari Lazio. (*/N-01)







