Fans Nekat Terobos Rumah Jungkook BTS

SEORANG perempuan asal Korea Selatan yang diduga menerobos area parkir rumah anggota BTS, Jungkook, pada Agustus lalu, resmi dilimpahkan ke kejaksaan. Polisi Seoul mengonfirmasi hal itu pada Rabu (23/10).

Perempuan berusia 40-an tahun tersebut diduga memasuki area parkir rumah Jungkook di kawasan Yongsan, Seoul, sekitar pukul 23.20 waktu setempat pada 30 Agustus. Polisi yang menerima laporan segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Kepolisian Yongsan Seoul menyatakan kasus tersebut telah diserahkan ke kejaksaan pada 14 Oktober, dengan dakwaan pelanggaran hukum anti-stalking dan tindak pidana penerobosan.

Sementara itu, dalam kasus terpisah, Kejaksaan Distrik Barat Seoul memutuskan tidak melanjutkan tuntutan terhadap seorang perempuan asal Tiongkok yang sempat mencoba menerobos rumah Jungkook pada Juni lalu.

BACA JUGA  Suga BTS hanya Didenda 15 Juta Won

Kejaksaan menjelaskan, keputusan itu diambil karena perempuan berusia 30-an tahun tersebut belum sempat benar-benar masuk ke rumah sang bintang dan dinilai memiliki risiko kecil untuk mengulangi perbuatannya, mengingat ia telah kembali ke negaranya.

Perempuan tersebut dilaporkan mendatangi rumah Jungkook pada malam hari 11 Juni, bertepatan dengan hari kepulangan sang penyanyi dari wajib militernya. Ia diketahui beberapa kali menekan tombol pengaman di pintu rumah Jungkook sebelum akhirnya diamankan oleh polisi.

Kepada petugas, pelaku mengaku datang ke Korea Selatan khusus untuk melihat Jungkook setelah sang idola resmi menyelesaikan tugas militernya.(Yonhap/S-01)

BACA JUGA  RM BTS Rayakan Ulang Tahun dengan Donasi Rp2,9 Miliar

Siswantini Suryandari

Related Posts

Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

SELAMA Ramadan 1447 Hijriah, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui Masjid Kampus UGM kembali menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Ramadan di Kampus (RDK). Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di…

Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan Kabupaten Sleman mencatat tren penurunan harga atau deflasi yang konsisten sepanjang Januari 2026. Seluruh indikator menunjukkan angka negatif, yang menandakan harga sejumlah komoditas pangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Munggahan Bersama ulama dan Masyarakat

  • February 13, 2026
Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Munggahan Bersama ulama dan Masyarakat

Bank Indonesia Perwakilan DIY Siap Layani Penukaran Uang

  • February 13, 2026
Bank Indonesia Perwakilan DIY Siap Layani Penukaran Uang

Pemerintah Diimbau Ganti Istilah UPF dengan Pangan Olahan

  • February 13, 2026
Pemerintah Diimbau Ganti Istilah UPF  dengan Pangan Olahan

Unpad Dapatkan Dana Abadi dari ParagonCorp Lewat PKS

  • February 13, 2026
Unpad Dapatkan Dana Abadi dari ParagonCorp Lewat PKS

Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

  • February 13, 2026
Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga

  • February 13, 2026
Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga