
OPERASI perbaikan amblesnya Jalan Samsen, Kota Bangkok sempat dihentikan setelah 1.500 ton beton yang dituang bocor ke dalam jaringan terowongan bawah tanah.
Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, mengonfirmasi bahwa upaya darurat memperbaiki amblesnya Jalan Samsen menghadapi kendala serius.
Dalam kunjungannya ke lokasi depan Rumah Sakit Vachira, Chadchart menjelaskan bahwa sekitar 1.500 ton (700 meter kubik) beton dituang semalam untuk menutup retakan. Namun, pengerjaan segera dihentikan begitu teknisi mendapati sebagian beton mengalir masuk ke terowongan di bawah jalan.
“Tim teknik harus menunggu beton awal mengering sebelum melanjutkan pekerjaan. Total diperkirakan butuh hingga 2.400 ton (1.000 meter kubik) beton sebelum pembangunan dinding beton permanen bisa dimulai,” ujar Chadchart, Jumat (26/90.
Meski lubang ambles dinilai masih stabil, pergeseran tanah sedalam 50 sentimeter tercatat semalam. Peristiwa itu tidak menimbulkan kerusakan tambahan maupun korban.
Keamanan struktur bangunan di sekitar lokasi masih menjadi perhatian utama. Kantor Polisi Metropolitan Samsen dan rumah susun terdekat tetap ditutup karena berada di zona rawan, sementara para ahli dari Universitas Kasetsart dan Chulalongkorn memasang alat tambahan untuk memantau getaran bangunan.
Sebaliknya, Rumah Sakit Vachira sudah kembali membuka layanan rawat jalan di Gedung Tipangorn Rasamichote. Struktur rumah sakit dianggap aman karena menggunakan tiang pancang dalam serta memiliki dinding penahan berjarak enam meter dari titik ambles.
Pemerintah juga menurunkan tim untuk meninjau kerusakan di dalam terowongan, termasuk retakan sepanjang 30 meter persegi pada dinding. Longsoran tanah turut menjebak dua kendaraan polisi—sebuah mobil derek dan mobil pribadi—di lantai bawah kantor polisi.
Otoritas Mass Rapid Transit Authority of Thailand (MRTA) menyatakan akan mengevakuasi kendaraan tersebut setelah perbaikan selesai serta mengganti unit baru bagi pemiliknya.
Video amblesnya Jalan Samsen di pusat Kota Bangkok viral karena banyak kendaraan sedang melintas di jalan tersebut. (*/S-01)








