Pemprov Jawa Barat Ambil Alih TPPAS Lulut Nambo

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat resmi menghentikan kerja sama dengan PT Jasa Sarana dalam pengelolaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo, Kabupaten Bogor. Keputusan ini diambil usai evaluasi kinerja perusahaan yang dinilai tidak optimal dan merugi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan keputusan tersebut diambil dalam rapat evaluasi pekan lalu. Termasuk PT Jabar Lestari, anak perusahaan PT Jasa Sarana, juga diputus dari pengelolaan fasilitas tersebut.

“Kalau dipertahankan, kerugian Jasa Sarana akan semakin membengkak. Selain itu, masa kontraknya juga sudah berakhir,” kata Herman, Senin (22/9).

Selanjutnya, pengelolaan TPPAS akan dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar melalui UPTD Pengelolaan Sampah Tingkat Regional. Pemprov juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta, namun harus sesuai aturan dan pola business to business (B2B).

BACA JUGA  Warga Diminta Waspadai Penyebaran Virus Super Flu 

Herman menambahkan, karena TPPAS memproduksi Refuse Derived Fuel (RDF) yang dipasok ke PT Indocement, pemerintah daerah kini tengah mencari formula baru agar kerja sama tetap berjalan tanpa menimbulkan kerugian.

“DLH harus menyiapkan skema terbaik di masa transisi. Yang penting TPPAS Lulut Nambo tetap beroperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Tingkat Regional Jabar, Arief Perdana, mengatakan TPPAS Lulut Nambo sudah beroperasi sejak 20 Agustus 2024 dengan kapasitas awal 50 ton per hari. Padahal kapasitas penuh fasilitas ini bisa mencapai 1.800–2.300 ton per hari. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Pemprov Jabar Siapkan 55 Posko Piket Lebaran

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia