Awas! 8 Wilayah ini Diprediksi akan Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan

SEBANYAK delapan wilayah di Tanah Air diprediksi akan diguyur hujan lebat dalam tiga hari ke depan yang dimulai pada 15 hingga 18 September. Selain itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi beberapa wilayah lain akan turun hujan sedang dan angin kencang.

Hal itu diungkapkan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dikutip dari laman daring BMKG. Menurutnya, fenomena itu disebabkan oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks.

Dinamika atmosfer tersebut bisa memicu potensi hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang yang perlu diwaspadai masyarakat maupun pemerintah daerah. Hujan dengan intensitas tinggi juga dapat meningkatkan risiko banjir hingga tanah longsor.

“Cuaca ekstrem ini dapat meningkatkan risiko banjir, longsor, maupun gelombang tinggi,” katanya.

BACA JUGA  BMKG Sebut Gunungkidul Utara telah Memasuki Musim Kemarau

Dwikorita menambahkan, sejumlah face atmosfer memicu kondisi ini. Fase Dipole Mode Index (DMI) negatif (?1,27) dan anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) bernilai negatif mendukung pembentukan awan hujan.

Untuk itu BMKG memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang. Adapun kedelapan daerah yang berpotensi hujan lebat dalam tiga hari kedepan yakni: Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. (*/N-01)

BACA JUGA  BMKG Ingatkan Hampir Seluruh Wilayah DIY Mudah Terbakar

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

SATU dari 90 wisudawan lulusan Program Doktor Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada memiliki Indeks Prestasi 4,00 setelah menjalani kuliah pascasarjana selama 2 tahun 10 bulan. Wisudawan yang meraih IPK sempurna…

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

PUSAT Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda berhasil menyulap lahan terbatas seluas 400 meter persegi di kawasan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanudal Juanda menjadi green house pertanian modern berbasis hidroponik. Melalui…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia