
PETINJU legendaris Inggris Ricky Hatton dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (14/9) dalam usia 46 tahun. Hatton pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh Kepolisian Greater Manchester di Hyde, Tameside, Greater Manchester, pada Minggu (14/9).
Polisi menyatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan pada kematian Hatton tetapi tetap menyelidiki penyebab wafatnya peraih empat gelar juara dunia tinju itu.
Hatton merupakan petinju Inggris ternama di era 2000-an. Ketika itu dia meraih empat sabuk juara dunia dari kelas welter ringan IBF (2005), welter ringan WBA (2006), welter WBA (2006) dan welter ringan IBO (2007).
Sepanjang karier profesionalnya, Hatton mencatat 45 kali menang, 3 kalah, dan 32 menang KO. Tiga kekalahan Hatton didapatkan saat menghadapi Floyd Mayweather Jr, Manny Pacquiao dan Vyacheslav Senchenko.
Hatton dua kali menyatakan gantung sarung pada 2011 setelah ditumbangkan dengan telak oleh Manny Pacquiao dua tahun sebelumnya. Dia aktif kembali pada 2012, tapi kalah dari Vyacheslav Senchenko.
Ungkapan duka cita pun mengalir dari berbagai penjuru. Salah satunya adalah petinju Inggris Amir Khan yang menyebut Hatton salah satu petinju terhebat di Inggris dan dianggapnya teman dan mentor yang baik.
“Ricky, terima kasih untuk semuanya. Untuk perjuangan, momen-momen kejayaan dan kegigihanmu. Selamat beristirahat, Ricky. Kau akan selalu ada di ‘ring’ kenangan kami,” tulis Amir dalam akun X nya.
Duka cita serupa juga datang dari olahragawan lainnya seperti Manny Pacquiao, Conor McGregor dan Jamie Carragher. (*/N-01)









