
PETINJU Amerika Serikat, Terence ‘Bud’ Crawford sukses menuntaskan ambisinya untuk mengalahkan Saul Canelo Alvarez dalam pertandingan perebutan gelar juara dunia kelas menengah super (76,2 kg) Minggu WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Allegiant Stadium, Las Vegas, Amerika Serikat, Crawford menang angkat mutlak setelah ketiga juri memberikan angka 116-112, 115-113, dan 115-113. Berkat kemenangan itu, gelar kelas menengah super tak terbantahkan pun jadi milik Terence Crawford.
Ia pun menjadi juara sejati karena memegang empat sabuk juara di tiga kelas berbeda. Empat sabuk juara ini adalah versi WBC, WBA, IBF, dan WBO. Crawford kini menguasai empat sabuk juara ini di kelas junior welter, welter, dan kelas menengah super.
Selain itu, kemenangan atas Canelo itu juga sekaligus memperbaiki rekor Bud menjadi 42 menang, 0 kalah dan 31 di antaranya berakhir dengan kemenangan KO.
“Naik dua kelas dan menghadapi petinju tak terkalahkan di kelas ini beserta rekor-rekornya, sangat luar biasa,” ujar Crawford selepas laga.
“Ketika saya menandatangani kontrak ini, saya tahu dengan kemampuan saya. Ini tidak mengejutkan saya. Yang mengejutkan adalah banyak orang tidak percaya. Saya hanya butuh kesempatan,” lanjutnya.
Terima kekalahan
Sebaliknya, Canelo yang juga merupakan juara di empat divisi, harus mengalami kekalahan ketiganya. Dua kekalahan sebelumnya dialami saat melawan Floyd Mayweather (2013) dan Dmitry Bivol (2022).
“Kami tahu Crawford petinju hebat. Saya sudah melakukan yang terbaik. Kadang anda butuh kalah dan menerima semuanya. kadang anda sudah mencoba tetapi tubuh anda tidak bisa melakukannya,” ujar Canelo.
Pertahankan gelar
Sementara itu, juara dunia kelas bantam super (55,3 kg) WBC, WBA, IBF, dan WBO, Naoya Inoue sukses mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan Murodjon Akhmadaliev di IG Arena, Nagoya, Jepang, Minggu WIB.
Inoue dipastikan menjadi pemenang setelah juri memberikan kemenangan 117-111, 118-110, 118-110. Dengan kemenangan itu, Inoue mencatatkan rekor 31 kemenangan termasuk 27 kemenangan yang dicetak melalui knockout (KO). Sebaliknya, Akhmadaliev kini mencatat 14 kemenangan (11 KO) dan dua kekalahan. (*/N-01)









