Gempa Afghanistan: Korban Tewas Tembus 1.400 Jiwa

KORBAN tewas akibat gempa bumi terparah di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir melonjak menjadi lebih dari 1.400 orang pada Selasa (2/9), dengan ribuan lainnya luka-luka. Pihak berwenang menyatakan, medan yang sulit menghambat upaya penyelamatan di desa-desa terpencil di wilayah pegunungan timur negara itu.

Juru bicara pemerintahan Taliban, Zabihullah Mujahid,  Rabu (3/9) mengatakan setidaknya 1.411 orang tewas, 3.124 luka-luka, dan lebih dari 5.400 rumah hancur.

Lembaga kemanusiaan Palang Merah Afghanistan memperkirakan masih banyak orang yang terjebak di bawah reruntuhan. Koordinator PBB di Afghanistan juga menyatakan bahwa jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah.

Menurut Survei Geologi AS (USGS), gempa susulan berkekuatan 5,2 magnitudo melanda wilayah timur Afghanistan hari ini. Pusat gempa susulan tersebut berada 34 kilometer di timur laut kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar.

BACA JUGA  Gempa M2,7 Guncang Bandung, BPBD Lakukan Mitigasi Cepat

Afghanistan memang rawan gempa mematikan, terutama di pegunungan Hindu Kush, tempat lempeng tektonik India dan Eurasia bertemu.

Gempa utama, yang berkekuatan 6,0 magnitudo, terjadi sekitar tengah malam waktu setempat pada Minggu, dengan kedalaman dangkal 10 km. Provinsi Kunar dan Nangarhar menjadi wilayah yang paling parah terkena dampaknya.

Afghanistan kerap diguncang gempa bumi karena letaknya berada di pertemuan Lempeng Eurasia dan India. Pada 7 Oktober 2023, gempa magnitudo 6,3 melanda negara itu dan menewaskan ribuan orang. Pemerintahan Taliban menyebut lebih dari 4.000 orang meninggal, sementara PBB memperkirakan sekitar 1.500 korban jiwa. UNICEF mencatat lebih dari 90 persen korban adalah perempuan dan anak-anak.

BACA JUGA  Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Garut Bisa Lebih Cepat

Sebelumnya, pada Juni 2022, gempa magnitudo 5,9 juga menghantam Afghanistan timur, menewaskan lebih dari 1.000 orang dan melukai lebih dari 1.500 lainnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lagi, Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon

PERSERIKATAN Bangsa Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa dua prajurit penjaga perdamaian asal Indonesia gugur pada Senin (30/3) dan dua orang lainnya terluka. “Akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL dan menghancurkan…

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

KELOMPOK milisi Yaman, Houthi, meluncurkan rudal balistik ke arah Israel pada Sabtu. Serangan itu menandai keterlibatan Houthi dalam perang di Timur Tengah. Juru bicara Houthi menyatakan bahwa kelompok tersebut telah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

  • March 31, 2026
Kemampuan Literasi Matematika Alami Penurunan

Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

  • March 31, 2026
Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

  • March 31, 2026
Serahkan LKPD, Khofifah Ajak Kepala Daerah Tindak Lanjuti Temuan BPK

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

  • March 31, 2026
Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

  • March 31, 2026
UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

  • March 31, 2026
Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak