Dinkes Bandung Siaga Tangani Korban Aksi Unjuk Rasa

DINAS Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung. Petugas akan bertugas secara situasional.

Plt. Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam menjelaskan, pihaknya menyiagakan tim medis melalui layanan gawat darurat PSC 119.  Tim Dinkes sempat menarik diri dari lapangan agar situasi tetap kondusif.

“Awalnya kami standby di lapangan hingga dini hari. Namun karena muncul prasangka bahwa tenaga medis yang membantu disusupi oknum intel, bahkan ada korban yang dibawa ke kantor polisi, maka atas arahan pimpinan kami menahan dulu untuk tidak terjun langsung ke tengah massa. Kendati begitu, PSC 119 tetap beroperasi penuh dan kami memantau situasi dari posko,” ungkapnya Minggu (31/8).

BACA JUGA  Jemaah Haji Wafat Asal Jabar Berjumlah 44 Orang

Berjalan normal

Namun Sony memastikan, layanan gawat darurat di seluruh rumah sakit Kota Bandung tetap berjalan normal.

Masyarakat dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) terdekat jika membutuhkan pertolongan. Sedangkan layanan kesehatan dasar di Puskesmas juga tetap buka sesuai jam kerja.

“Fasilitas kesehatan tetap terbuka untuk masyarakat. Layanan 119 juga beroperasi seperti biasa untuk melayani kebutuhan kesehatan darurat. Jadi warga tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan tim kesehatan, pada unjuk rasa hingga Minggu 31 Agustus 2025 pukul 03.00 WIB, sejumlah orang dirujuk ke rumah sakit.

Di antaranya RSHS (2 orang), RS Sariningsih dan RS Melinda 2 masing-masing 1 orang. Selain itu, Aula Kampus Universitas Pasundan (Unpas) di Jalan Tamansari juga menangani 26 orang, terdiri dari mahasiswa (15 orang), pelajar (7 orang), Ojol (3 orang), umum (1 orang).

BACA JUGA  Grand Opening, Tempayan Indonesian Bistro Beri Diskon 50%

Gas air mata

Menurut Sony, keluhan terbanyak yang ditangani adalah iritasi akibat gas air mata, luka, serta kasus intoksikasi alkohol. Dalam penanganan lapangan, terdapat 2 tim ambulans PSC Kota Bandung serta 7 tim relawan ambulans yang dikerahkan.

“Saya imbau khusus kepada massa aksi agar menjaga kesehatan selama melakukan demonstrasi dan tetap berhati-hati, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan sehat, serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun orang lain,” imbuhnya.

Selain layanan gawat darurat PSC 119 yang dikelola Dinkes Kota Bandung, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan 112 untuk kondisi kedaruratan dan kesiapsiagaan.  Layanan 112 ini terintegrasi dengan berbagai instansi terkait sehingga bisa menjadi jalur cepat dalam keadaan darurat di Kota Bandung. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Warga Diminta Waspadai Penyebaran Virus Super Flu 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue