
KENDATI terjadi kemacetan dan pengalihan jalan saat berlangsung pawai Karnaval perayaan HUT ke- 80 Provinsi Jawa Barat, secara umum arus lalulintas relatif lancar. Hal itu bisa dilihat dari pantauan lalu lintas di Bandung Command Center (BCC) di Balai Kota Bandung, Selasa (19/8).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, perayaan HUT ke-80 Jabar menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi Jawa Barat Istimewa.
“Saya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut di Kota Bandung. Alhamdulillah, sore ini kita sudah merayakan bersama-sama ulang tahun Jabar yang ke-80. Kami juga bersyukur bahwa Bandung menjadi tempat perayaannya,” ungkap Farhan.
Jaga kebersihan
Farhan menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan selama rangkaian acara berlangsung. Hal ini mengingat banyaknya tamu dari berbagai daerah yang hadir di Kota Bandung.
“Tim kebersihan sudah mulai bergerak dari arah Gedung Merdeka menuju rute-rute perayaan. Meski lalu lintas sempat padat, Alhamdulillah masih bisa dikendalikan dengan sistem buka-tutup,” tuturnya.
Farhan juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat perayaan ini merupakan pesta rakyat se-Jabar.
Busana khas
“Harap maklum, karena ini perayaan rakyat. Kami mengajak warga untuk ikut menjaga suasana agar tetap kondusif dan nyaman bagi semua,” tandannya.
Pawai karnaval sendiri dimulai dari Gedung Merdeka dan berakhir di Gedung Sate. 27 kabupaten/kota mengirimkan perwakilannya dan busana khas masing-masing. Dalam arakan tersebut ikut juga ditampilkan kereta kencana tanpa penumpang yang di tarik dua kuda. (Rava/N-01)







