Kabupaten Poso Dapat Pendampingan BNPB–Kemenko PMK

KEMENTERIAN  Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pendampingan penuh bagi Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dalam penanganan darurat pascagempa bermagnitudo 6,0 yang mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (17/8).

Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, menegaskan fokus utama diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan pemulihan psikologis warga. “Penanganan darurat membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya, Selasa (19/8).

Laporan sementara mencatat 1 orang meninggal, 13 luka berat, dan 17 luka ringan. Puluhan rumah, sekolah, rumah ibadah, serta infrastruktur juga dilaporkan rusak. Warga mendesak bantuan tenda, terpal, lampu, selimut, serta dukungan khusus bagi lansia dan anak-anak.

BACA JUGA  Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Jateng Capai 1,4 Juta Balita

Korban meninggal dunia bernama Katrin Kande yang sempat dirawat di ruang ICU RS Poso. Warga Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir meninggal Sabtu pukul 22.30 Wita.

Katrin Kande adalah satu dari 40 warga yang tertimpa bangunan gereja GKST Elin Desa Masani. Mereka adalah jemaat gereja yang sedang melakukan kebaktian saat gempa dengan kekuatan 6 Magnitudo kedalaman 10 km mengguncang Poso.

Saat gempa terjadi, para jemaat tengah mengikuti ibadah pagi. Sejumlah jemaat tertimpa material kayu dan batako dari bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.

Sejumlah langkah sudah dilakukan, termasuk pemasangan tenda darurat di RSUD Poso, distribusi makanan ke desa terdampak, serta pendataan kerusakan. BNPB juga menyiapkan bantuan logistik tambahan dan menurunkan tim ahli untuk menganalisis fenomena gemuruh yang memicu trauma warga.

BACA JUGA  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan di Tiga Negara

Tim pendahulu BNPB dan Kemenko PMK sudah diberangkatkan melalui Palu pada Senin (18/8), disusul kedatangan Kepala BNPB bersama pejabat Kemenko PMK di Kabupaten Poso hari ini untuk memimpin koordinasi lapangan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) mengatakan jika warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah dua orang. Dengan begitu, total ada sembilan WNI yang diculik oleh pasukan Israel dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG