BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 11-13 Agustus

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem 11-13  Agustus.

Peringatan ini dikeluarkan setelah terpantau peningkatan curah hujan signifikan di berbagai wilayah sejak awal Agustus 2025.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan hujan berintensitas ekstrem telah melanda sejumlah provinsi, sesuai prakiraan BMKG yang memprediksi peningkatan curah hujan di awal bulan.

Kondisi ini dipicu kombinasi fenomena atmosfer, antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, pengaruh tidak langsung bibit siklon tropis 90S dan 96W, sirkulasi siklonik, perlambatan serta pertemuan angin di sekitar Indonesia. Indeks Dipole Mode negatif turut memicu aliran massa udara basah dari Samudra Hindia.

BACA JUGA  BMKG Bangun Tower GRK Bantu Kurangi Emisi Karbon

“Gabungan faktor ini memicu pertumbuhan awan hujan masif yang berpotensi memicu hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang,” ujar Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani.

Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada 11–13 Agustus 2025 dapat terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Pada 14–16 Agustus, intensitas hujan diperkirakan menurun, namun Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan tetap berpotensi hujan lebat.

BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan, yang dapat memicu gelombang tinggi di sekitarnya.

BACA JUGA  InJourney Luncurkan Wisata Borobudur Sunset

Potensi Cuaca ekstrem ganggu pertanian

Curah hujan tinggi berpotensi mengganggu sektor pertanian di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Selatan. Petani diminta menghindari penanaman di lahan rendah rawan genangan serta memperkuat saluran irigasi dan drainase. Sebaliknya, kondisi relatif kering di NTB dan NTT cocok untuk pengeringan hasil panen.

Sektor pariwisata juga perlu waspada, terutama di destinasi pegunungan dan air terjun yang berisiko hujan lebat dan kabut tebal. Wisatawan di pantai selatan Jawa dan Bali diimbau berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan angin kencang, serta menunda aktivitas laut seperti snorkeling dan surfing.

Untuk perjalanan darat, masyarakat di wilayah pegunungan diminta mengantisipasi jalan licin dan longsor. Nelayan dan operator kapal perlu memantau peringatan BMKG terkait gelombang tinggi di Samudra Hindia Barat Sumatera, perairan selatan Jawa–Bali, hingga selatan Lombok–Pulau Sumba.

BACA JUGA  Sejak Beroperasi Whoosh Telah Layani 4 Juta Penumpang

BMKG juga mengingatkan potensi turbulensi dan gangguan penerbangan akibat awan Cumulonimbus di wilayah Sumatra, Banten, Jawa Barat, Selat Karimata, Laut Natuna, Kalimantan, Selat Makassar, dan Papua. Maskapai diminta memperhatikan informasi SIGMET dan NOTAM demi keselamatan penerbangan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

TIM nasional Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Bulgaria o-1 pada laga final FIFA Series yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam WIB. Satu-satunya gol kemenangan…

Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

SEORANG personel RI gugur saat bertugas bersama Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) akibat serangan Israel. Menteri Luar Negeri RI Sugiono pun mengungkapkan duka cita mendalam dan memastikan akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

  • March 30, 2026
Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

  • March 30, 2026
Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

  • March 30, 2026
Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal