Gempa 8,8 Guncang Kamchatka, Picu Tsunami dan Erupsi Gunung

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 8,8 salah satu yang terkuat di dunia mengguncang Semenanjung Kamchatka di Rusia bagian timur pada Rabu (30/7) pagi.

Guncangan kuat ini memicu gelombang tsunami setinggi hingga 4 meter, merusak bangunan, dan mendorong peringatan evakuasi di beberapa wilayah Jepang serta Amerika Serikat.

“Gempanya sangat serius dan merupakan yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir,” ujar Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, dalam pernyataan video yang diunggah melalui aplikasi Telegram.

Ia menambahkan bahwa sebuah taman kanak-kanak mengalami kerusakan akibat getaran kuat.

Gelombang tsunami pertama dilaporkan menghantam wilayah pesisir Severo-Kurilsk, pemukiman utama di Kepulauan Kuril, menurut Gubernur Wilayah, Valery Limarenko. Tsunami setinggi 3–4 meter juga tercatat di beberapa bagian pesisir Kamchatka.

BACA JUGA  Sesar Baribis Naik Pemicu Gempa di Kabupaten Bekasi

Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang melaporkan gelombang tsunami setinggi sekitar 30 sentimeter tiba di Nemuro, wilayah timur Pulau Hokkaido. Getaran juga memicu peringatan tsunami di kawasan Samudra Pasifik bagian utara, termasuk pesisir Alaska, Hawaii, Chile, Kepulauan Solomon, hingga ke selatan menuju Selandia Baru. Di beberapa wilayah pesisir Ekuador, tinggi gelombang diperkirakan bisa melebihi 3 meter.

Gempa tersebut berpusat sekitar 119 kilometer dari Kota Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia, yang berpenduduk sekitar 180.000 jiwa.

Sementara itu, aktivitas vulkanik di kawasan tersebut juga menjadi perhatian para ilmuwan. Kawah gunung api setempat telah dipenuhi lava selama beberapa minggu terakhir dan mengeluarkan asap tebal. Letusan terakhir tercatat terjadi pada tahun 2023.

BACA JUGA  Hibakusha: Luka Tak Sembuh dari Bom Atom Hiroshima-Nagasaki

Empat pulau vulkanik yang dikenal sebagai Kepulauan Kuril membentang dari Kamchatka hingga ke Pulau Hokkaido di Jepang.

Kepulauan ini direbut oleh Uni Soviet dari Jepang pada akhir Perang Dunia II. Jepang masih mengklaim wilayah yang mereka sebut sebagai Wilayah Utara, dan sengketa ini telah menghambat tercapainya perjanjian damai antara kedua negara hingga kini. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan