Petani Taput Minta Dinas Pertanian Sediakan Varietas Bibit Unggul

PARA petani sawah di Desa Lumban Siagian Jae, Dusun III, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, hingga kini masih mengandalkan metode pertanian tradisional. Akibatnya, masa panen hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

Mereka berharap agar Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara segera melakukan uji laboratorium terkait struktur tanah dan jenis bibit padi yang cocok di wilayah tersebut. Harapannya, sistem pertanian di sana bisa ditingkatkan menjadi dua kali panen dalam setahun.

R. Panggabean (71), salah satu pemilik lahan, meminta agar sosialisasi dilakukan secara intensif kepada petani, khususnya terkait penggunaan varietas bibit padi yang sesuai dengan iklim lokal.

“Selama ini petugas pertanian hanya datang ketika sudah ada keluhan dari masyarakat. Kami butuh pembinaan sejak awal,” ujar Panggabean, Rabu (30/7).

BACA JUGA  DIY Catat 1.700 Mahasiswa Asal Sumatra Terdampak Banjir

Ia menambahkan, sedikitnya 20 hektare sawah di kawasan tersebut sangat potensial untuk meningkatkan ekonomi warga apabila didukung dengan arahan teknis, akses bibit unggul, serta bantuan pasca-tanam dari pemerintah.

Selain pembinaan dan penyediaan bibit, masyarakat juga meminta perhatian terhadap perbaikan sistem irigasi yang mengairi areal persawahan itu.

Kepala Desa Lumban Siagian Jae, Lambas Manaek Panggabean, menyambut baik aspirasi warga. Ia menyatakan siap meneruskan usulan tersebut ke Dinas Pertanian demi peningkatan produksi padi di desa mereka. (HP/N-02)

BACA JUGA  Dukung PON, PLN UP3 Pematangsiantar Bangun Saluran Kabel Tegangan Menengah Sepanjang 5 km

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mendorong penguatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sleman melalui Transformasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Pemberdayaan Sosial. Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Tempel, dipilih…

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

  • September 26, 2026
Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

Putin: Rusia tidak Punya Motif untuk Menyerang Eropa

  • September 26, 2026
Putin: Rusia tidak Punya Motif untuk Menyerang Eropa

Rahmat Erwin Persembahkan Emas Kedua Indonesia dari Cabang Angkat Besi

  • September 26, 2026
Rahmat Erwin Persembahkan  Emas Kedua Indonesia dari Cabang Angkat Besi

Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

  • September 26, 2026
Kemensos Dorong Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial di Sleman

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam