Polda Jabar Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Antar Negara

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat mengungkap jaringan perdagangan bayi lintas negara. Sebanyak 12 tersangka diamankan, dan enam balita berhasil diselamatkan—lima berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat, dan satu dari wilayah Jabodetabek.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menjelaskan bahwa para pelaku yang seluruhnya merupakan perempuan, berencana mengirim bayi-bayi tersebut ke Singapura. “Para korban telah dilengkapi dengan dokumen seperti identitas dan paspor. Mayoritas bayi berasal dari wilayah Jawa Barat,” ujarnya, Selasa (15/7).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang orang tua yang kehilangan anaknya. Investigasi kemudian mengarah pada jaringan perdagangan bayi yang beroperasi secara terorganisir, dengan titik awal pergerakan di Bandung.

BACA JUGA  Polda Jabar Kerahkan Anjing Pelacak K9 Cari Korban Longsor

“Bandung menjadi lokasi awal perekrutan. Salah satu tersangka mengaku sudah pernah mengambil hingga 24 bayi. Bayi-bayi ini ditampung sementara di rumah penampungan di Kabupaten Bandung, dirawat oleh pihak yang ditugaskan khusus, bukan oleh orang tuanya,” kata Surawan.

Setelah dirawat hingga usia sekitar tiga bulan, bayi-bayi tersebut dibawa ke Jakarta, lalu diterbangkan ke Pontianak sebagai titik transit sebelum dikirim ke Singapura. Di sana, para pelaku diduga menyiapkan dokumen dan identitas palsu untuk para bayi.

Surawan mengungkapkan bahwa sebagian bayi sudah “dipesan” sejak masih dalam kandungan. “Ada orang tua yang secara sadar menjual bayinya sejak dalam kandungan. Persalinan mereka dibiayai oleh pelaku, lalu bayi diambil setelah lahir,” ujarnya. Harga tiap bayi diperkirakan berkisar antara Rp11 juta hingga Rp16 juta.

BACA JUGA  Sosok Pegi Dihadirkan Polda Jabar, Kasus Kematian Vina masih Tanda Tanya Besar

Sindikat ini sudah beroperasi sejak 2023, dengan pembagian peran yang jelas—mulai dari perekrut, perawat bayi, pembuat dokumen, hingga pengirim ke luar negeri. Kasus ini kini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

SAAT memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi dan…

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

SEBANYAK 128 peserta dari 67 tim mengikuti kejuaraan olahraga domino bertajuk Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Minggu. Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy