GKPS Tolak Konversi Perkebunan Teh Jadi Perkebunan Sawit di Sidamanik

WARGA Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun dan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) sejak lama menolak konversi kebun teh seluas 257 hektar di kawasan itu menjadi kebun kelapa sawit.

“Akhir-akhir ini kita mendengar rencana yang sama terulang kembali oleh PTPN IV. Kami sebagai gereja GKPS menyatakan penolakan konversi kebun teh ke kelapa sawit,” kata Sekretaris Jendral (Sekjend) GKPS Pdt Jan Hotner Saragih dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/7).

Pdt Jan Saragih menyatakan bahwa Kecamatan Sidamanik secara khusus adalah wilayah pelayanan GKPS. Itu sebabnya, GKPS mementingkan kebutuhan masyarakat.

“Untuk keutuhan ciptaan, GKPS menolak konversi perkebunan teh menjadi perkebunan kelapa sawit,” tegasnya.

Konsep keseimbangan

Senada dengan Sekjend GKPS, Kepala Departemen Pelayanan GKPS Pdt Jenny Purba mengingatkan konsep keseimbangan antara bisnis, ekologi dan sosial.

BACA JUGA  Petani Desa Sitompul Harapkan Pembinaan Distan untuk Tanam Padi IP2

“Kalau konsep ini menjadi pertimbangan, Sidamanik tidak akan menjadi Panei Tongah kedua. Akan ada banyak yang akan dikorbankan, ketersediaan air, kelangsungan biodiversiti, bencana alam banjir, longsor dan sebagainya,” tegasnya.

Pemerintah lanjut dia harus melakukan kajian ulang karena Kecamatan Sidamanik merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Simalungun.

“Pengkajian ulang dan rencana pembangunan oleh pemerintah haruslah sejalan dengan rencana korporasi termasuk PTPN IV ini, karena Sidamanik adalah salah satu destinasi wisata di Simalungun,” kata Pdt Jenny. (Ais/N-01)

BACA JUGA  Presiden Prabowo Akan Bermalam Takbiran di Sumut dan Salat Ied di Aceh

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

PEMERINTAH Provinsi  Jawa Barat kembali menggelar Kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur 3. Kegiatan Abdi Nagri kali ini dilaksanakan pada Jumat (6/11) lalu di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.…

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 9 hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

  • November 8, 2026
Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

  • November 8, 2026
Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

  • November 8, 2026
Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

  • November 8, 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat  Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

  • November 8, 2026
Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD