8.523 Koperasi Merah Putih Bergerak di Jateng

SEBANYAK  8.523 koperasi Merah Putih telah terbentuk dan diperkirakan dapat menyerap sedikitnya 68.184 tenaga kerja.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah dinilai berpotensi menjadi ujung tombak pengentasan kemiskinan desa.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menyampaikan bahwa seluruh koperasi tersebut telah berbadan hukum. Rinciannya, 7.810 Koperasi Desa Merah Putih dan 513 Koperasi Kelurahan Merah Putih.

“Seluruhnya sudah berbadan hukum dan secara bertahap para anggota telah diberi pelatihan manajemen dan pemahaman koperasi sebagai lembaga bisnis,” ujar Sujarwanto usai peringatan HUT Koperasi ke-78 di Semarang, Sabtu (12/7).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah koperasi bahkan sudah menjalin kemitraan dengan BUMN, seperti PT Pertamina untuk distribusi LPG 3 kg, PT Pupuk Indonesia untuk pupuk bersubsidi, serta Perum Bulog untuk penyediaan beras.

BACA JUGA  Koperasi Diharap Terus Bertumbuh, Sehat, dan Kuat

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, menambahkan bahwa jumlah tenaga kerja yang diserap bisa terus bertambah seiring perkembangan koperasi.

“68 ribu itu baru dari pengurus koperasi. Jika koperasi berkembang, akan muncul tambahan tenaga pengelola. Ini sejalan dengan arahan Pak Gubernur agar koperasi mampu membuka lapangan kerja dan menekan kemiskinan di desa,” ujarnya.

Jenis usaha koperasi Merah Putih sangat beragam, mulai dari penyediaan sembako, apotek, klinik kesehatan, simpan pinjam, logistik, penyediaan gudang, pakan ternak, hingga distribusi pupuk dan obat pertanian.

Eddy menegaskan bahwa koperasi harus memiliki model bisnis yang matang. “Semua harus terukur. Biaya operasional dan produksi dihitung jelas agar perputaran uang benar-benar produktif,” katanya.

BACA JUGA  Jelang Puncak Arus Mudik, Kapolda Jateng Cek Pos Pantau GT

8.523 Koperasi Merah Putih serap tenaga kerja

Sementara itu, salah satu pengurus Koperasi Desa Merah Putih Boja Kendal, M. Nur Yasin, menyebut koperasinya telah menggandeng lebih dari 20 UMKM lokal. Produk yang dihimpun antara lain olahan kolang-kaling, keripik, hingga kopi khas daerah.

“Kami ingin semua produk UMKM bisa dipasarkan melalui koperasi, agar pemasarannya lebih terorganisir,” ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meluncurkan secara resmi program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada 19 Juli 2025.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan koperasi ini. Ia menyebut antusiasme kepala desa dan lurah di wilayahnya sangat tinggi.

BACA JUGA  Polda Jateng Sterilkan Kantor Bawaslu Jelang Pilkada 2024

“Kalau di tiap desa ada koperasi, maka ekonomi desa akan terus berputar,” ujar Luthfi.

Dukungan ini juga sebagai pelaksanaan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pemprov Jateng telah menerbitkan dua aturan pendukung, yakni Surat Gubernur No. 500.3/0002538 dan Surat Sekda No. 500.3/0003310 sebagai dasar hukum pendirian koperasi tersebut. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80  2026 di Alun-Alun Garut, Rabu (1/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan…

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri