Harga Komoditas Pangan di Cianjur masih Stabil Jelang Idul Adha

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, relatif masih stabil sepekan menjelang Idul Adha 1445 Hijriah. Stok masing-masing komoditas pun dijamin bisa mencukupi kebutuhan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Moelya Indraerawan, mengatakan cenderung stabilnya harga berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Adha karena belum terjadi lonjakan permintaan. Sampai sejauh ini permintaan masih cukup landai.

“Tidak ada permintaan yang signifikan, sehingga harga dan stok barang masih cukup stabil,” kata Moelya, Rabu (12/6/2024).

Data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumdagin), harga rata-rata beras medium di kisaran Rp13.200 per kg dan premium Rp14.400 per kg. Kemudian cabai merah keriting rata-rata di kisaran Rp49 ribu per kg, cabai merah besar Rp47 ribu per kg, cabai rawit merah Rp39.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp31 ribu per kg.

BACA JUGA  Pedagang di Pasar Gede Solo Curhat Daya Beli Masyarakat Turun

Pada komoditas bawang merah, harganya rata-rata kisaran Rp45.600 per kg, bawang putih Honan Rp40.800 per kg, dan bawang putih Kating Rp50 ribu per kg. Sedangkan harga daging ayam di kisaran Rp37.200 per kg, telur ayam Rp27.800 per kg, dan daging sapi kisaran Rp137 ribu per kg.

Menurut Moelya, sampai saat ini ketersediaan berbagai komoditas cukup melimpah. Termasuk daging sapi yang stoknya cukup banyak.

“Biasanya menghadapi Idul Adha harga daging, terutama sapi, kemungkinan tidak akan naik. Tapi kami perkirakan untuk bumbu dapur kemungkinan harga akan terpantau naik. Mudah-mudahan sih harga terus stabil sampai nanti Idul Adha,”  imbuhnya.

Moelya menuturkan saat ini masih dikoordinasikan pelaksanaan kegiatan monitoring harga dan stok ke berbagai pasar menghadapi Idul Adha. Kegiatan sidak rutin dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan. “Sedang kami koordinasikan lintas sektor untuk melaksanakan sidak,” pungkasnya. (Zea/S-01)

BACA JUGA  Kenali Potensi Bahaya Saat Menyembelih Hewan Kurban

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

KEPALA Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Haris Martapa membenarkan terjadinya longsor di sejumlah lokasi di Sleman setelah terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Ia menyebutkan talud di…

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

SELURUH Klinik PMI kabupaten/kota se-DIY Selasa (14/04) menerima hibah peralatan medis modern senilai Rp3,3 miliar. Jumlah itu diproyeksikan akan meningkatkan standar fasilitas kesehatan sekaligus mempercepat respons kedaruratan medis di seluruh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

  • April 14, 2026
Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

  • April 14, 2026
Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

  • April 14, 2026
PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

  • April 14, 2026
Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang