Impian BBWSBS Jadikan Waduk Cengklik Berdaya Seperti Danau Toba

  • Story
  • June 11, 2024
  • 0 Comments

SIAPA yang tidak kenal dengan Danau Toba?Danau yang terletak di Sumatra Utara itu bukan sekadar danau melainkan sudah menjadi destinasi wisata.

Itu sebabnya Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo  (BBWSBS) bermimpi Waduk Cengklik di Desa Ngargorojo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah bisa diberdayakan seperti Danau Toba yang menjadi destinasi wisata menjanjikan bagi para pelancong.

Potensi waduk tua warisan Belanda itu beberapa tahun terakhir semakin mengkilap, seiring seriusnya Pemkab Boyolali menata kawasan perairan yang menjadi sumber irigasi pertanian itu, sebagai tempat nongkrong istimewa bagi ribuan orang– terutama kawula muda–, kala hari menapak senja.

Keberadaan waduk komplit dengan pemandangan alam yang mempesona saat matahari hendak tenggelam diufuk barat itu, telah meyakinkan Pemkab Boyolali, untuk menjadikan Cengklik sebagai destinasi wisata sunset.

BACA JUGA  Gubernur Sumut Dorong Transportasi Seaplane di Danau Toba

Di bagian timur waduk, sejak tiga tahun terakhir ini sudah banyak berdiri rumah makan dan cafe kopi, juga pusat oleh oleh khas Boyolali, di bagian selatan, serta puluhan home stay untuk para pelancong.

Tiap sore, ribuan pelancong lokal selalu berkerumun di pinggir waduk, sembari minum kopi dan jajanan lain, sembari menunggu waktu sunset. Mereka tertawa gembira, dan bergantian melakukan swafoto dengan berbagai gaya, berlatar belakang gunung Merapi – Merbabu yang disinari matahari yang hendak terbenam.

BBWSBS selaku kepanjangan Kementerian PUPR yang mengelola infrastruktur sumberdaya air wilayah Bengawan Solo, sadar akan pentingnya potensi Waduk Cengklik yang sudah multi fungsi, baik sebagai sumber irigasi pertanian untuk puluhan desa, air baku, budidaya ikan dan juga wisata air.

BACA JUGA  Walhi Sumut Desak Pemerintah Selamatkan Danau Toba dari Limbah

Karena waduk buatan 1928 itu acap kali dipenuhi eceng gondok yang meluas dan menutup permukaan, maka perwajahannya pun menjadi kurang sedap dipandang, disamping kualitas air terganggu, serta  mengurangi produksi ikan air tawar setempat.

“Jadi harus sering dibersihkan, agar potensi waduk menjadi semakin maksimal dan bernilai ekonomi tinggi untuk masyarakat dan pemda dalam  meningkatkan kepariwisataan,” ungkap Kepala BBWSBS, Mariyadi, Selasa ( 11/6) saat memimpin kerja bakti membersihkan enceng gondok.

Sepanjang hari itu, para petugas BBWSBS bersama prajurit TNI/Polri dan masyarakat pecinta alam melakukan keroyokan membersihkan enceng gondok yang memenuhi banyak.bagia  Wadum Cengklik

“Kita punya mimpi, waduk ini bisa menjadi destinasi wisata menarik seperti Danau Toba di Sumatera Utara,” tutur Maryadi.

Yang menarik dari aksi bersih bersih untuk menata ekologi air dari gangguan eceng gondok, maka sampah gulma itu tidak untuk dibuang. Namun ‘panen’ eceng gondok itu akan diproduksi sebagai pupuk dan juga bahan biogas.

BACA JUGA  Gubernur Sumut Sebut Revalidasi Kaldera Toba Butuh Semangat Kolektif

“Kami melihat potensi eceng gondok bukan hanya sebagai masalah, tetapi juga sebagai peluang ekonomi. Dengan pengolahan yang tepat, tanaman ini bisa menjadi sumber pupuk dan biogas, memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga sekitar,” imbuh Maryadi.

Gulma yang sering menutupi permukaan waduk, seluas 300 hektar itu, menjadi penghasilan petani, karena didaur ulang menjadi pupuk organik dan juga biogas. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

PERBEDAAN latar belakang agama tidak menjadi penghalang bagi Romo Adrianus Fani untuk menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Justru keberagaman yang ia temukan selama menjadi mahasiswa menjadi salah satu…

MetLife Jadi Panggung Tarian Awal dan Terakhir Neymar

BINTANG sepak bola Brasil, Neymar resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional. Pengumuman itu dilakukan Neymar tidak lama berselang setelah Selecao disingkirkan Norwegia 1-2 di babak 16 besar Piala Dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara