Pencarian Empat Korban Hilang di Gunung Kuda Dihentikan

TIM SAR menghentikan proses pencarian empat korban hilang di tambang batu Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kepala Kantor SAR Cirebon Ade Dian Permana menjelaskan penghentian sementara operasi pencarian dilakukan karena kondisi di lokasi semakin membahayakan tim penyelamat.

Hasil evaluasi terakhir menunjukkan adanya pergerakan tanah sangat signifikan dan berisiko tinggi terhadap keselamatan personel di lapangan.

“Rekomendasi dari tim ESDM menyebutkan batas pergerakan normal adalah 3 sentimeter dalam 30 menit. Namun, hari ini tercatat pergeseran mencapai 4 sentimeter, hanya berjarak 4 meter dari dinding tebing batu,” ujar Ade, Rabu (4/6).

Sementara itu Badan Geologi Kementerian ESDM menyimpulkan bahwa longsoran batu di areal penambangan Gunung Kuda dipicu kemiringan lereng sangat terjal dan gangguan pada lereng akibat pemotongan lereng.

BACA JUGA  BMKG: 8,6 Juta Sambaran Petir di Jabar Sepanjang 2025

Pencarian empat korban dihentikan karena bahaya

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid A. N dalam keterangan di laman Badan Geologi menjelaskan bahwa lokasi gerakan tanah  berada area tambang terbuka dengan metode penambangan teknik under cutting.

Selain itu kondisi tanah pelapukan dan litologi batuan yang labil. Ia mengimbau masyarakat di dekat lokasi bencana agara mengungsi ke lokasi lebih aman dari bencana gerakan tanah.

Dalam pencarian korban tertimbun agar memperhatikan cuaca dan lereng terjal.Sebab daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa atau menimbun petugas.

Badan Geologi merekomendasikan pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan

BACA JUGA  Dukung Pendidikan di Jabar, Telkomsel Salurkan Bantuan

Pemantauan secara rutin agar bisa mendeteksi lebih dini terkait potensi gerakan tanah atau longsor dan pemasangan rambu-rambu rawan longsor. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas