
KORBAN longsor Gunung Kuda terus bertambah. Tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Senin (2/6/) pagi.
Adanya temuan jenazah total ada 20 orang ditemukan meninggal dalam peristiwa longsor Gunung Kuda.
Korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB di titik yang sama dengan penemuan jenazah sebelumnya. Namun, hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi sidik jari yang rusak.
“Alhamdulillah, satu korban lagi berhasil ditemukan. Namun identitasnya belum diketahui karena sidik jarinya rusak. Yang jelas, korban laki-laki. Ini adalah korban ke-20 yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan, Senin (2/6).
Jenazah langsung dievakuasi dan menjalani proses identifikasi awal oleh pihak kepolisian. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, mengingat masih ada lima korban lainnya yang diperkirakan tertimbun material longsor.
Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia akibat longsor di area galian C tersebut mencapai 20 orang hingga hari keempat pasca-tragedi. Sehari sebelumnya, Minggu (1/6), tim SAR berhasil mengevakuasi dua jenazah dari lokasi bencana.
Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area longsor yang masih rawan dan labil, karena potensi longsor susulan masih cukup tinggi.
Sementara itu Kementerian Sosial telah mengerahkan tim Tagana Kabupaten Cirebon.
Mereka bertugas untuk melakukan asesmen, mendirikan dapur umum lapangan, serta mendukung proses evakuasi dan pelayanan bagi korban terdampak.
Dinas Sosial setempat bersama tim Tagana juga tengah melakukan tracing, verifikasi, dan validasi data ahli waris korban meninggal maupun korban luka. (*/S-01)







