PPIH Arab Saudi Dirikan Pos Kesehatan Saat Puncak Haji

PETUGAS Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan mendirikan pos kesehatan bagi jemaah haji saat pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Pos kesehatan ini akan ditempatkan di Arafah dan Mina.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Liliek Marhaendro mengatakan pos kesehatan ini sifatnya darurat dan melayani kesehatan jemaah selama puncak haji, yaitu wukuf di Arafah dan Mabit di Mina.

“Pos kesehatan ini akan kami adakan di Arafah dan Mina seperti tahun-tahun sebelumnya. Pos kesehatan ini sifatnya darurat. Hanya bisa memberikan pertolongan pertama maksimal 6 jam,” kata Liliek, Minggu (1/6) di KKHI Daker Makkah.

Apabila lebih dari enam jam pasien masih belum pulih, maka akan dirujuk di RS Arab Saudi.

BACA JUGA  Mobilisasi Jemaah di Muzdalifah Selesai 07.37 WAS

“Misalnya pasien yang terkena heatstroke, akan kami berikan pertolongan pertama maksimal enam jam,” kata Liliek.

Apabila sudah pulih dikembalikan ke tenda. Untuk jemaah yang sakitnya berat dan butuh dirawat lebih dari 6 jam, maka akan dirujuk ke RS. “Prinsipnya di pos kesehatan ini tidak ada rawat inap,” terangnya.

Bawa Obat dan Suplemen

Liliek berharap semua jemaah dalam kondisi sehat wal afiat. Karena wukuf adalah puncak haji yang ditunggu-tunggu.

Untuk kelancaran ibadah Armuzna ini, Liliek mengimbau kepada jemaah untuk membawa obat-obatan pribadi dan suplemen. Terutama bagi mereka yang menderita penyakit bawaan.

“Konsumsi dan akomodasi sudah disiapkan oleh syarikah. Jemaah nanti membawa bekal obat-obatan pribadi dan suplemen makanan yang diberikan oleh dokter,”  pesannya.

BACA JUGA  Produk Ready to Eat Indonesia Hadir untuk Haji 2026

Sementara untuk menjaga kesehatan menjelang Armuzna, jemaah diimbau untuk beristirahat di hotel.

“Jemaah jangan ke luar hotel, apalagi pada siang hari karena suhunya sangat panas,” katanya.

Bagi jemaah yang punya penyakit, diimbau untuk rutin mengonsumsi obat dari dokter. “Obat dari dokter harus diminum secara teratur supaya mereka sehat untuk beribadah di Armuzna,” ungkapnya.

Safari Wukuf

Liliek mengatakan hingga kini pihaknya masih memroses data jumlah jemaah safari wukuf.

“Biasanya yang ikut safari wukuf adalah mereka yang ikut perawatan KKHI. Namun karena KKHI belum beroperasi, maka yang kita identifikasi adalah mereka yang sakit di RS Arab Saudi,” kata Liliek.

Mereka yang akan disafariwukufkan, adalah mereka yang boleh pulang menjelang Armuzna, namun belum boleh dirawat di hotel.

BACA JUGA  PPIH Intensifkan Persiapan Armuzna dan Kesiapan Jemaah Jelang Puncak Haji

Untuk keperluan safari wukuf ini, pihakny menyediakan 4 bus. Dua bus untuk jemaah posisi berbaring, dan 2 bus untuk jemaah posisi duduk.

Selain bus, KKHI juga menyediakan ambulance untuk mengantisipasi jemaah yang harus segera dirujuk ke RS. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi tsunami akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara (Malut)-Sulawesi Utara (Sulut) sudah berakhir. Meski begitu masyarakat diimbau tetap…

Lembaga Sertifikasi Dapur MBG harus Independen dan Berkompeten

BADAN Gizi Nasional (BGN) berencana akan membentuk satuan khusus yang akan memantau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan melaksanakan proses sertifikasi. Rencana tersebut sebagai upaya menindaklanjuti berbagai laporan dan kritik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

  • April 2, 2026
Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

  • April 2, 2026
Ribuan Perangkat Desa di DIY  Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

  • April 2, 2026
Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

  • April 2, 2026
Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

Final Four Proliga Janjikan Laga Seru

  • April 2, 2026
Final Four Proliga Janjikan Laga  Seru

Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi

  • April 2, 2026
Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi