PKS Solo Kritisi Sumber Pembiyaan Buku Bergambar Jan Ethes

POLITISI PKS yang juga unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo, Sugeng Riyanto mengkritisi sumber pembiayaan buku bergambar Jan Ethes yang dibagi-bagikan Walikota GIbran Rakabuming Raka kepada masyarakat.

“Apa pun perlu dikritisi. Ya kalau pembiayaan dari uang pribadi, bukan soal. Tetapi kalau buku itu bersumber dari APBD, ya jelas kurang bijak,” tukas Sugeng ketika dikonfirmasi, Sabtu (8/6) sore.

Dia berdalih, jika buku bergambar Jan Ethes itu sebagai bentuk sosialisasi untuk mempopulerkan kepada masyarakat dan sebagai program, sebaiknya harus proporsional.

Menurut dia, bukan merupakan hal bijak, jika buku bergambar putra sulung Gibran itu perbanyakannya menggunakan anggaran APBD.

Dia tegaskan, sebagai wakil rakyat, sudah sepantasnya dirinya mempertanyakan sumber pembiayaan buku tersebut.

BACA JUGA  Obor Peparnas XVII Siap Diarak dari Mrapen Menuju Solo

“Kalau itu dari APBD, maka apa yang dilakukan mas walikota ini jelas kurang bijak,” ujar dia.

Jika pencetakan buku  itu tidak menggunakan dana APBD atau APBN atau CSR yang diperuntukkan bagi Pemkot Solo, ia pun tidak akan mempertanyakan lagi.

 “Ya silakan saja, mau memakai gambar apa pun yang dimaui Mas Wali.”

Yang jelas, tegas Sugeng, saat ini posisi Gibran sebagai walkot Solo dan wapres terpilih agak sulit dipisahkan. Hal itu membuat respon publik yang menginginkan adanya profesionalisme.

Dia tegaskan, sejauh ini,  apa yang menjadi respon publik terkait buku bergambar Jan Ethes sebagai kewajaran. Masyarakat menghendaki Gibran  proporsional dan profesional dalam menjalankan pemerintahan kota.

BACA JUGA  Kaesang dan Isteri Ikut Topo Bisu dalam Kirab 1 Suro

“Jadi maunya masyarakat ya jangan sampai  dicampuri  kepentingan yang sifatnya pribadi atau keluarga,” kata Sugeng.

DPRD Kota Solo, sebagaimana keinginan masyarakat, menghendaki agar Walikota Gibran dalam melaksanakan program program untuk kepentingan masyarakat Solo tidak dibumbui kepentingan pribadi dan keluarga. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara