1.200 CJH Furoda Asal Jatim Gagal Berangkat ke Tanah Suci

SEBANYAK 1.200 calon jamaah haji (CJH) furoda asal Provinsi Jawa Timur gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Hingga batas akhir keberangkatan yakni pada 30 Mei, mereka tak kunjung mendapatkan visa mujamalah dari Pemerintah Arab Saudi.

Angka calon jamaah haji Furoda asal Jawa Timur ini menjadi yang terbanyak. Adapun total calon jamaah haji Furoda nasional yakni 2 ribu orang.

CJH Furoda asal Jawa Timur, kebanyakan dari Surabaya, Malang, Gresik, hingga Sidoarjo. Mereka mengeluarkan uang sekitar Rp500 juta untuk setiap calon jamaah haji.

Ali Yasin, salah satu CJH furoda yang batal berangkat, mengaku sangat kecewa. Betapa tidak? Ia belum juga mendapatkan kepastian visa meskipun sudah membayar Rp500 juta.

BACA JUGA  Wakil Menag Ingatkan Cuaca Panas di Arab Saudi kepada para Jemaah Haji

Berharap keajaiban

“Hari ini jadi hari paling berat. Visa belum terbit, Saudi sudah hampir tutup. Kami berharap ada keajaiban, semoga Menteri Agama yang jadi Amirul Hajj bisa lobi pemerintah Saudi. Kalau tidak, ya kami coba lagi tahun depan,” kata Ali Yasin.

Menurut Ali Yasin, kerugian tidak hanya berupa uang, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual yang sudah dipersiapkan. Ali Yasin menyebut ratusan jamaah lainnya mengalami hal serupa, bahkan ada yang sudah lansia dan gelar selamatan.

Tidak tutup mata

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (Asphirasi) Amaludin Wahab, mendesak pemerintah tidak menutup mata terhadap masalah ini. Menurut Amaludin Wahab, haji furoda adalah bentuk kebutuhan spiritual masyarakat, yang ingin menunaikan ibadah tanpa harus antre belasan tahun.

BACA JUGA  Kemenag Bantu Dua Pesantren Tertimpa Musibah

“Ini bukan soal kaya atau pejabat. Banyak pengusaha, orang tua, yang sudah daftar lama tapi ingin cepat berangkat. Pemerintah harus hadir dengan solusi. Salah satunya skema haji remunurasi dengan tambahan kuota khusus,” kata Amaludin Wahab.

Kuota tambahan

Amaludin menyarankan ada kuota tambahan yang diatur secara proporsional antara haji reguler dan haji khusus, termasuk furoda. Dia juga menilai pemerintah Arab Saudi sebenarnya memberi ruang, namun pemerintah Indonesia lamban mengatur dan memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kalau tahun lalu ada tambahan kuota 20 ribu, masa tahun ini tidak ada? Jangan sampai rakyat jadi korban karena ketidakjelasan regulasi,” kata Amaludin Wahab.

Asphirasi, kata Amaludin Wahab, mendorong pemerintah segera mengevaluasi skema haji furoda agar tahun depan tidak lagi terjadi kegagalan massal. Asphirasi juga meminta penyelenggara travel transparan dan bertanggung jawab terhadap jamaah yang sudah membayar penuh namun tak kunjung berangkat. (OTW/N-01)

BACA JUGA  Kemensos Beri Santunan Korban Longsor Trenggalek

Dimitry Ramadan

Related Posts

Seekor Anak Gajah Berjenis Kelamin Jantan Lahir di TN Tesso Nilo

KABAR gembira datang dari Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin jantan lahir dari induk gajah binaan bernama Lisa (45)…

Ganda Putra Leo/Daniel Tambah Medali Emas untuk Indonesia

GANDA putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil menyumbang medali emas kedua dari cabang bulu tangkis untuk kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Medali emas itu direbut Leo/Daniel setelah mengalahkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa