
SEBANYAK 1.058 warga bersama Persatuan Jaksa di wilayah Priangan Timur mengikuti Adhyaksa Tasik Run City Of Runners 2025 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (25/5).
Ketua Pelaksana dan juga sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Dwi Agus Arfianto mengatakan, even Adhyaksa Tasik run 2025 menjadi kick off di Kota Tasikmalaya sebagai city of runners pertama.
“Adhyaksa Tasik run 2025 merupakan kick off dan langkah ini menjadi pertama hingga di menobatkan Tasikmalaya sebagai City of Runner. Namun, biasanya Bandung Raya dan sekarang bergeser ke Priangan Timur terpusat di Kota Tasikmalaya menjadi City of Runner,” katanya.
Ia mengatakan, kick off city of runners di Kota Tasikmalaya pertama di Priangan Timur sangat luar biasa. Terbukti jumlah peserta melebihi target dari 700 menjadi 1.058 orang.
“Tasikmalaya siap menjadi City of Runner, karena memang sebelumnya dilaksanakan di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Ajang ini untuk mengelorakan semangat olahraga kepada masyarakat dan mencari para atlet sebagai pelari,” ujarnya.
Perputaran ekonomi
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan Adhyaksa Tasik run 2025 di Kota Tasikmalaya mampu meningkatkan perputaran perekonomian melalui sport tourism. Selama ini Kota Tasikmalaya dikenal sebagai Kota Santri dan perlu kembangkan lagi untuk menjadi City of Runner yang memiliki wisata olahraga.
“Untuk mengelorakan semangat olahraga kepada masyarakat, kami ingin Kota Tasikmalaya terkenal di Indonesia sebagai pusat olahraga dan ekonomi yang bergerak aktif,” paparnya. (Yey/N-01)







