Wagub Jabar Kembali Ingatkan Bobotoh Jaga Kondusivitas 

BOBOTOH jaga kondusivitas menjelang konvoi akbar Persib juara pada Minggu (25/5). Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan kembali mengingatkan bobotoh bisa menjaga kondusivitas saat konvoi berlangsung.

Bukan hanya di Kota Bandung yang jadi pusat acara, imbauan bobotoh jaga kondusivitas juga berlaku di daerah lain, yang jauh dari Bandung tapi ada konvoi secara sporadis.

Untuk konvoi akbar di Kota Bandung akan dilakukan satu hari setelah Maung Bandung menjalani laga terakhir melawan Persis Solo sekaligus menerima piala dan medali di Stadion GBLA, Sabtu (24/5).

“Persib sekarang sudah juara, back to back. Sudahlah sekarang kita rayakan dengan sewajarnya saja, kita perbanyak syukur, kita jaga kemanan masyarakat,” ucap Erwan, Kamis (22/5).

BACA JUGA  Para Bobotoh Mulai Padati Stadion GBLA Bandung

Adapun rute konvoi akbar Persib Juara pada hari Minggu, start dari Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana-Jalan Riau-Jalan Ir. H. Juanda (persimpangan Jalan Sulanjana)-Jalan Diponegoro-finis di Gedung Sate Bandung.

Sebagai puncak, piala dan medali akan dipamerkan dari atas rooftop Gedung Sate kepada bobotoh yang hadir.

“Meski sudah dipastikan juara Liga 1, saya meminta bobotoh tetap datang memenuhi stadion GBLA pada pertandingan terakhir melawan Persis Solo nanti,” kata Erwan.

“Terus support Persib di tanggal 24, jangan sampai Persib kalah. Ini untuk menyempurnakan juara, Persib harus menang,” tegasnya.

Sementara itu sebagai wujud rasa syukur Persib juara, youtuber Bobon Santoso mengadakan acara “Masak Besar” di GOR Saparua Kota Bandung.

BACA JUGA  Umuh Sebut Pemain yang Bawa Persib Juara Mestinya Dipertahankan 

Bobon memasak 6.000 porsi batagor yang dibagikan secara gratis kepada semua yang hadir, termasuk bobotoh. Selain batagor, bobotoh juga mendapatkan roti, es dan wafer secara gratis.

“Untuk acara makan besar, saya  menyajikan 5000-6000 porsi makanan dengan menu utama batagor khas Bandung,” kata Bobon.

“Ini pesta rakyat yang tujuannya memang untuk berbagi dengan masyarakat Jabar, khususnya Bandung dan Bobotoh, Viking, adalah bagian dari masyarakat itu,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara