Musrenbang RKPD Humbahas Fondasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara 2026 resmi digelar pada Rabu (9/3/2025) di Aula Hutamas, Doloksanggul.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas, Oloan P. Nababan, menekankan bahwa Musrenbang merupakan mekanisme partisipatif dalam menyusun rencana pembangunan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel.

Bupati memaparkan sejumlah capaian indikator makro tahun 2024, antara lain
Tingkat kemiskinan turun menjadi 8,44% dari 8,69% di tahun 2023; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73,33 dari 72,49; Umur Harapan Hidup (UHH) naik menjadi 74,27 tahun; Rata-rata lama sekolah meningkat menjadi 10,13 tahun; Pertumbuhan ekonomi tumbuh menjadi 4,79% dari sebelumnya 4,38%

Tingkat pengangguran

Meski demikian, terdapat tantangan yang memerlukan perhatian lebih, seperti tingkat pengangguran terbuka yang naik menjadi 0,92% dan gini rasio yang meningkat menjadi 0,302 dari 0,256.

BACA JUGA  Bupati Humbahas Perkuat Barisan Penyuluh demi Penurunan Stunting

Pembangunan 2026 diarahkan sebagai fondasi awal penyusunan RPJMD 2025–2029, dengan fokus pada pencapaian visi Humbahas: adil, makmur, lestari, dan berkeadaban. Prioritas pembangunan mencakup peningkatan layanan kesehatan, mutu pendidikan, perlindungan sosial, pendapatan masyarakat, serta reformasi tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi hasil.

Perencanaan pembangunan

Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora, mengatakan bahwa DPRD akan terus mendorong perencanaan pembangunan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Gubernur Sumatera Utara melalui Kadis Perpustakaan dan Arsip Provinsi, Desni Maharani Saragih, menyebut Musrenbang ini sebagai langkah awal strategis dalam mewujudkan cita-cita pembangunan jangka panjang 2025–2045, sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Musrenbang RKPD ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, DPRD, akademisi, perwakilan OPD, dan berbagai elemen masyarakat. Acara juga menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi vertikal, seperti Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut dan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II. (Satu/N-01)

BACA JUGA  Wapres Gibran Sebut TSTH2 Bisa Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

DINAS Kesehatan kota Tasikmalaya menemukan 30 orang positif campak berdasarkan pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kasus penyakit tersebut, ditemukan awal Januari hingga Maret dan kini semua pasien sudah sembuh setelah…

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

HARGA kebutuhan barang pokok di Jawa Barat terpantau mulai turun pasca-Idulfitri 2026. Penurunan tersebut terjadi karena pasokan stabil, permintaan yang kembali normal dan berbagai langkah pengendalian harga dari Pemprov Jabar..…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira