Kebakaran Hutan di Korea Selatan Tewaskan 26 Orang

KEBAKARAN hutan di Korea Selatan, tepatnya di Provinsi Gyeongsang Utara di bagian tenggara belum bisa dipadamkan. Korban tewas akibat kebakaran ini telah mencapai 26 orang, sementara 30 lainnya mengalami luka-luka.

Petugas pemadam kebakaran yang menggunakan helikopter berjuang untuk mengendalikan kebakaran hutan terburuk dalam sejarah negara itu, Kamis (27/3).

Sejak Jumat pekan lalu, serangkaian kebakaran hutan telah melanda wilayah tersebut, membakar sekitar 36.000 hektare hutan, menurut data pemerintah.

Dilansir dari Yonhap, luas wilayah terbakar hampir 13.000 hektare lebih besar dibandingkan kebakaran hutan di pesisir timur tahun 2000. Saat itu merupakan yang terburuk dalam sejarah negara, dengan luas lahan terdampak mencapai 23.794 hektare.

Sekitar 37.000 orang telah mengungsi, termasuk 29.911 orang di daerah Uiseong dan Andong di Provinsi Gyeongsang Utara.

BACA JUGA  Gelombang Panas Landa Korsel, 21 Orang Meninggal

Pada hari yang sama, Presiden sementara Han Duck-soo menginstruksikan Menteri Dalam Negeri sementara Ko Ki-dong untuk tinggal di Provinsi Gyeongsang Utara . Ia mengawasi upaya bantuan bagi para korban kebakaran hutan hingga api berhasil dikendalikan.

“Sangat mengkhawatirkan bahwa banyak korban adalah lansia, termasuk pasien di rumah sakit perawatan,” ujar Han.

“Tolong pastikan secara langsung kesehatan dan keselamatan para korban di lapangan, serta aktifkan sistem dukungan yang efisien agar petugas pemadam kebakaran dan relawan tidak kelelahan,” tambahnya.

Di Provinsi Gyeongsang Utara, pihak berwenang melanjutkan upaya untuk membatasi penyebaran kebakaran hutan.
Pejabat kehutanan mulai mengerahkan helikopter, mobil pemadam kebakaran, dan personel pemadam kebakaran pada pukul 06.30 pagi untuk memadamkan api yang bermula di Kabupaten Uiseong.

Lokasinya sekitar 180 kilometer tenggara Seoul. Kejadian kebakaran sejak Jumat (21/3) dan keesokannya Sabtu (22/3) dengan cepat menyebar akibat angin kencang. Menurut pejabat cuaca, diperkirakan turun hujan di Provinsi Gyeongsang Utara.

BACA JUGA  Presiden Korea Selatan Selamat dari Pemakzulan

Kebakaran selain menewaskan 26 orang, juga melalap empat rumah di Desa Rakyat Hahoe,  Andong merupakan Situs Warisan Dunia Unesco.

Situs Warisan Dunia UNESCO lainnya yang terbakar adalah Akademi Konfusianisme Byeongsan Seowon, yang juga berlokasi di Andong.

Kebakaran hutan di Korea Selatan terburuk

Seorang pejabat kehutanan mengatakan bahwa helikopter telah disiagakan untuk dikerahkan ke wilayah tersebut namun alasan cuaca, heli tidak bisa diterbangkan untuk memadamkan api dari atas.

Di Andong, pasokan air terputus di beberapa daerah, sehingga pemerintah kota harus menyediakan air kemasan dan pasokan darurat bagi warga. Hampir 2.500 rumah mengalami pemadaman listrik. Petugas masih berupaya memulihkan listrik di 177 rumah.

BACA JUGA  Menteri P2MI Beri Pembekalan pada Pekerja Migran sebelum ke Korea

Kabupaten Yeongdeok yang berdekatan dengan Andong, juga mengalami gangguan pasokan air dan listrik, setelah sebuah pabrik pemurnian air terbakar.

Satu pabrik lainnya kehilangan aliran listrik, dan sebuah gardu listrik menghentikan operasinya.
Layanan komunikasi di daerah tersebut juga terputus sepanjang malam sebelum akhirnya dipulihkan pada Kamis pagi ini.

Lebih dari 33.000 orang di provinsi ini telah mengungsi, dan 15.400 orang masih belum bisa kembali ke rumah mereka. Diperkirakan total 2.448 rumah telah mengalami kerusakan akibat kebakaran hutan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

PEMERINTAH Venezuela mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di negara tersebut terus bertambah. Mereka mencatat saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu mencapai 1.430 orang, sedangkan…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

  • June 29, 2026
PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

  • June 29, 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

  • June 29, 2026
Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

  • June 29, 2026
Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura